Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Pedagang Ternak Magetan Ingin Tetap Bisa Berjualan di Pasar Hewan

Jaelani salah seorang pedagang sapi asal Magetan saat merawat sapi miliknya agar terhindar dari penyakit mulut dan kuku (PMK)

Magetan (beritajatim.com) – Penutupan pasar hewan Magetan oleh pemkab setempat, usai ada sapi terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK) dinilai tak tepat oleh pedagang hewan ternak dan blantik. Mereka mengeluh kehilangan mata pencaharian padahal masih banyak kebutuhan angsuran.

Salah satu pedagang sapi asal Desa Plumpung, Plaosan, Magetan Jaelani Wahyudiarto mengaku kecewa dengan kebijakan penutupan pasar hewan. Banyak sekali yang mencari nafkah di pasar hewan, bukan hanya pedagang tapi termasuk blantik dan pedagang UMKM yang memanfaatkan keramaian pasar.

Jaelani menilai perekonomian pasar tidak akan mati jika Dinas Peternakan dan Perikanan Magetan mau bekerja ekstra keras. Yakni dengan mengecek semua hewan ternak sebelum memasuki pasar. Hewan ternak yang kurang sehat maka harus meninggalkan pasar

“Ada satu solusi yang kami usulkan, yakni dengan mengecek kesehatan ternak sebelum.masuk pasar. Di pasar hewan rata-rata ada 500 ekor ternak yang diperjualbelikan. Dan kami rasa hanya dengan pengecekan kesehatan ternak inilah para pedagang bisa leluasa berjualan. Calon pembeli juga percaya kalau ternak yang masuk pasar pasti sehat,” kata Jaelani, Minggu (22/5/2022)

Dia nelangsa melihat rekan-rekannya harus pontang-panting menjual ternak. Terlebih, daerah di luar Magetan juga menutup kesempatan para pedagang ternak untuk menjual ternak pasca ada puluhan sapi di Magetan terjangkit PMK.

“Dengan penutupan pasar hewan, rekan-rekan dan juga saya sendiri nelangsa. Karena kami sudah nyaris puasa selama dua tahun karena pandemi. Saat ini menjelang Idul Adha, pasar pasti menggeliat tapi ini malah ditutup. Kami kecewa,” katanya.

Dia mengungkapkan memang para pedagang juga waspada dengan PMK. Namun, dia menjamin betul kalau ternak yang sakit atau memiliki gejala mirip PMK pasti taka akan dibawa ke pasar hewan. Jadi, dia meminta agar penutupan pasar hewan tetap dikaji lagi. [fiq/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar