Peristiwa

Pedagang ‘Agustusan’ Mulai Padati Pamekasan

Pamekasan (beritajatim.com) – Sejumlah pedagang bendera dan umbul-umbul hingga pernak-pernik ‘Agustusan’ dari berbagai daerah mulai membuka lapak dan memadati ruas jalan protokol di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam, Pamekasan, Senin (29/7/2019).

Hal tersebut memang rutin mereka lakukan setiap tahun khususnya menjelang bulan Agustus, terlebih menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Republik Indonesia yang bertepatan dengan tanggal 17 Agustus 2019 mendatang.

“Kami sudah berjualan bendera dan umbul-umbul Agustusan sekitar 10 tahun, tapi kalau di Madura sekitar 6 tahun. Tiga tahun jualan di (kabupaten) Suemenp dan tiga tahun lainnya di Pamekasan,” kata salah satu pedagang di Jl Trunojoyo, Rusfandi.

Dirinya bersama 24 temannya dari Bandung sengaja mengadu peruntungan di Pamekasan, sejak sepekan terakhir. Mereka menyebar di berbagai ruas jalan protokol demi menjajakan dagangan bagi masyarakat Pamekasan. “Buka lapaknya menyebar di beberapa sudut kota, termasuk juga lokasi kos kita pilih yang terjangkau dengan lokasi kita ngelapak,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, ia juga menjelaskan sengaja membuka lapak di Madura karena dinilai cukup menjanjikan, khususnya di wilayah Sumenep dan Pamekasan. “Sebelumnya kami sempat berjualan di beberapa kota di Jawa, namun yang memberikan harapan (penghasilan) bagi kami di Madura. Sebab semua barang yang kami bawa biasanya langsung habis terjual,” jelasnya.

“Kalau jualan kami lakukan setiap hari, mulai pukul 7:30 hingga pukul 20:00 WIB. Seperti pengalaman tahun sebelumnya memang sepeti itu, dan biasanya habis ketika sudah memasuki bulan Agustus,” sambung pedagang berusia 48 tahun.

Sementara harga jual bendera maupun umbul-umbul Agustusan variatif, dirinya mematok harga kisaran dari Rp 20 ribu hingga Rp 250 ribu. Seluruhnya tergantung dari ukuran. “Untuk bendera kecil hingga ukuran besar kami patok dengan harga Rp 20 ribu sampai Rp 180 ribu,” beber Rusfandi.

“Sedangkan untuk bendera panjang (umbul-umbul) yang biasa dipasang di pinggir jalan atau perkantoran dengan panjang 5 meter hingga 10 meter, lengkap dengan gambar garuda kami patok harga sekitar Rp 100 ribu hingga Rp 250 ribu. Termasuk juga untuk jenis umbul-umbul ukuran tinggi 3 hingga 4 meter dengan harga serupa,” pungkasnya. [pin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar