Peristiwa

PC NU Sumenep Instruksikan Warga NU Salat Gaib Untuk KH Maimoen Zubair

Almarhum Mbah Moen

Sumenep (beritajatim.com) – Pengurus Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) Sumenep, menginstruksikan warga NU untuk melaksanakan salat gaib atas wafatnya Mustasyar PBNU,.KH Maimoen Zubair, Selasa (06/08/2029).

Dalam surat bernomor: 454/PC/A.II/L-37/VIII/2019 yang ditujukan kepada Ketua MWCNU, Ketua Ranting NU, Anak Ranting NU, Badan Otonom di semua tingkatan, warga NU se Kabupaten Sumenep, serta kaum muslimin dan muslimat, disampaikan instruksi salat gaib dan tahlil.

Isi surat tersebut di antaranya, “Suasana duka saat ini sedang berlangsung, berkenaan dengan wafatnya tokoh ulama kita: KH. Maimoen Zubair, Mustasyar PBNU. Semoga amal ibadah dan pengabdiannya diterima oleh Allah SWT dan keluarga yang ditinggal kita doakan sabar dan tawakkal”.

Oleh karena itu, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Sumenep menginstruksikan untuk dilaksanakan salat ghaib dan tahlil di daerah masing-masing. Baik ranting-ranting NU, MWC NU, Pondok Pesantren, Musallah, dan Majlis Ta’lim se Kabupaten Sumenep.

Ketua PC Ansor Sumenep, M. Muhri membenarkan adanya instruksi untuk menggelar salat ghaib dan tahlil atas wafatnya ulama kharismatik yang akrab disapa Mbah Moen itu.

“Memang benar ada instruksi PCNU Sumenep meneruskan instruksi PBNU kepada seluruh PCNU di seluruh Indonesia, supaya warga Nahdliyin melakukan sholat ghaib dan tahlil. Mbah Moen ini Mustasyar PBNU,” katanya. [tem/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar