Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Patroli Keliling Gereja, Kapolresta Mojokerto Sapa Jemaat

Kapolresta Mojokerto, AKBP Rofiq Ripto Himawan saat mengunjungi Gereja Katolik Paroki Santo Yosef. [Foto : ist]

Mojokerto (beritajatim.com) – Umat Kristiani dunia merayakan Kenaikan Isa Almasih di gereja-gereja, termasuk di Kota Mojokerto. Demi memberikan rasa aman umat Kristiani dalam beribadah Kapolresta Mojokerto didampingi Waka Polresta dan Pejabat Utama (PJU) melakukan kunjungan dan menyapa jemaah gereja, Kamis (26/5/2022).

Dalam kunjungan ke Gereja Katolik Paroki Santo Yosef, orang nomor satu di wilayah hukum Polresta Mojokerto ini disambut baik oleh pastor yang memimpin misa, RD Edward Paulus Suryandoko. “Ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan dengan kehadiran Kapolresta Mojokerto bersama rombongan. Terima kasih telah memberikan pengamanan,” ungkapnya.

Kapolresta Mojokerto, AKBP Rofiq Ripto Himawan menyampaikan permintaan maaf karena melakukan patroli keliling gereja saat umat Kristiani merayakan Kenaikan Isa Almasih. “Saya melihat dalam agama itu yang harus kita diskusikan cuma dua yaitu, orang ini beragama atau tidak beragama,” ungkapnya.

Masih kata Kapolresta, karena kalau dia tidak beragama maka dia tidak meyakini tiga hal penting dalam kehidupan. Namun sebaliknya, lanjut Kapolresta, jika beragama dia akan meyakini tiga hal penting dalam kehidupannya. Yakni mengakui keberadaan Tuhan, yakin Tuhan yang mengawasi dan Tuhan yang menilai apa yang kita lakukan.

“Kedua, dengan keberagaman agama di Indonesia ada Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Budha dan Khonghucu, saya yakin tolak ukurnya adalah nilai-nilai kemanusian secara universal, dan yang ketiga adalah mengajarkan adanya kehidupan setelah mati dan adanya surga neraka sebagai bentuk reward and punishman kepada orang orang yang beragama,” katanya.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Mojokerto, Iptu MK UM menambahkan, dalam Misa Peringatan Kenaikan Isa Almasih ada 158 personel Polri serta dibantu anggota Kodim 0815 dan relawan diterjunkan untuk melakukan pengamanan di gereja-gereja yang melaksanakan Misa di wilayah hukum Polresta Mojokerto.

“Ada 45 gereja atau Rumah Ibadah Umat Nasrani di wilayah hukum Polresta Mojokerto. Untuk Gereja yang melaksanakan Misa sebanyak 34 gereja dan yang tidak melaksanakan 11 gereja. Di Gereja Katolik Paroki Santo Yosef Mojokerto, Misa diikuti 2.000 umat dan GKJW diikuti 600 umat,” tambahnya. [tin/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar