Peristiwa

Pasutri Meninggal Diduga Bunuh Diri Sedang Proses Cerai

Malang (beritajatim.com) – Pasangan suami istri (Pasutri) di Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, ditemukan meninggal dunia diduga bunuh diri di kamar rumahnya, Selasa (10/3/2020).

Saat ini, polisi masih belum bisa memastikan apa penyebab mereka bunuh diri. Pasalnya, dari olah TKP pada jasad sang istri berinisial YI (38), tak ada bekas luka atau racun disekitar tubuh. Hanya ada busa di sekitar mulut.

Sementara Suami JW (43), diduga menghembuskan nafas terakhir lantaran karena gantung diri. Hal dikarenakan ada bekas jeratan tali di lehernya.

Kapolsek Wagir, AKP Sri Widya Ningsih mengatakan, alasan keduanya bunuh diri diduga ada kemungkinan keduanya akan bercerai. “Sekarang ini proses percerainnya, diketok palu hari ini,” ungkap Widya.

Saat disinggung alasan keduanya bercerai, kata Widya, karena diduga sang suami JW mempunyai istri sirih yang merupakan pekerja migran atau TKW di Hongkong. “Anaknya juga satu, yaitu Vera yang masih kecil,” kata ucapnya.

Sebagai informasi, pasutri tersebut ditemukan tewas di kamarnya. Pasutri tersebut meninggalkan kedua anak kandung berinisial FE (21), YO (16), dan satu anak tiri yakni VE yang masih balita.

Saat ini pihak kepolisian belum bisa mengulik penyabab sang istri bunuh diri. Pasalnya, keluarga tak ingin adanya otopsi karena atas dasar surat wasiat yang ditinggalkan suami di saku celananya dan juga surat pernyataan keluarga. (yog/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar