Peristiwa

Pasien Loncat dari Lantai 6 RS Haji Sukolilo, Ini Penjelasan Polisi

Surabaya (beritajatim.com) – Seorang pasien dikabarkan loncat dari lantai 6 RS Haji, Sukolilo, Surabaya, Kamis (30/7/2020). Menurut Kanit Reskrim Polsek Sukolilo, Iptu Abidin, korban yang loncat bernama MS.

Usai memperoleh laporan, pihaknya langsung melakukan olah tempat kejadian bersama Inafis Polrestabes Surabaya.

“Benar ada yang dikabarkan loncat dari lantai 6 di RS Haji. Data masih kita kumpulkan,” jelas Iptu Abidin secara singkat kepada beritajatim.com, Kamis (30/7/2020).

Sementara usai terjatuh dari lantai 6 RS Haji, korban dikabarkan sudah meninggal dunia. Belum diketahui secara pasti kenapa korban loncat dari lantai 6 gedung. Humas RS Haji, Jati Setyo Putro menjelaskan, pasien usai sholat subuh dicari dua perawat. Hanya saja, saat ditanya ke pasien lain dan dicari ke kamar mandi juga tidak ada.

“Selanjutnya perawat melihat jendela terbuka. Petugas melihat pasien ini sudah tergeletak di halaman luar rumah sakit,” jelasnya saat ditemui beritajatim.com.

Lebih lanjut Jati Setyo Putro menjelaskan, pasien ini merupakan pasien yang baru semalam menginap. Dirinya harus menjalani isolasi mandiri lantaran sesuai hasil tes swab dan rapid pertama reaktif dan positif. Sedangkan swab kedua belum keluar.

“Baru semalam menginap, belum tahu apa motif pasien ini. Yang pasti kita tidak ada  perbedaan dalam melayani dan sesuai prosedur penjagaan pasien ada lima petugas,” paparnya.

Usai mendapati pasien yang diduga loncat dari jendela, petugas Satpol PP yang menemukan tergeletak di halaman ini pun langsung melaporkan ke pihak berwajib. Kemudian pihak keluarga sudah dipanggil untuk dipertemukan dan dijelaskan sesuai kronologis yang petugas ketahui.

“Pihak keluarga sudah dipanggil dan dijelaskan. Kemungkinan pasien ini loncat dari jendela. Padahal jendela hanya bisa dibuka sempit saja tak ada 20 cm,” pungkasnya.(man/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar