Peristiwa

Pasca Hujan Lebat, Tebing Longsor dan Jalan Retak-retak

Tuban (beritajatim.com) – Setelah diguyur hujan lebat selama beberapa jam, kondisi jalan penghubung antar kecamatan di Jalan Montong-Singgahan tepatnya di Dusun Jojogan, Desa Mulyoangung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban mengalami retak-retak dan sebagian longsor, Selasa (30/4/2019).

Akibat kondisi itu, jalur tersebut sangat membahayakan bagi kendaraan yang melintas. Informasi yang dihimpun beritajatim.com, kondisi jalan penghuhung antar kecamatan tersebut nyaris putus. Sedangkan retakan jalan beraspal yang diduga merupakan dari adanya pergeseran tanah itu cukup lebar, sedangkan panjangnya mencapai beberapa meter.

“Longsornya cukup parah, soalnya tebingnya juga longsor. Sebenarnya masih bisa dilewati, tapi harus hati-hati,” terang Ahmad Kosim (35), salah satu pengendara motor asal Kecamatan Senori, yang setiap hari melewati jalan tersebut.

Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein bersama dengan Kepala Dinas Perhubungan, Plt. Kepala Dinas PUPR serta pejabat Polres Tuban langsung meninjau lokasi longsor di ruas jalan Montong-Singgahan tersebut.

“Terjadinya longsor pada ruas jalan Montong-Singgahan, tepatnya di Desa Mulyoagung disebabkan karena adanya pergeseran tanah. Hal ini yang mengakibatkan badan jalan ambles dan bergeser,” ungkap Noor Nahar Hussein, usai melakukan tinjauan.

Melihat kondisi jalan yang membahayakan dan rawan terjadinya longsor susulan itu, Wabup mengintruksikan adanya pengalihan jalur dan rekayasa lalulintas bagi kendaraan berat dan roda enam ke atas. Sedangkan, kendaraan kecil dan motor masih bisa melintas tapi harus berhati-hati.

“Kepada Dinas PUPR untuk melakukan studi lebih detail, mengingat ruas jalan Montong-Singgahan rencananya akan ada pelebaran. Dengan adanya kejadian itu, sementara akan difokuskan penanganan kedaruratan. Dalam satu minggu ini, studi harus sudah selesai untuk selanjutnya dapat diambil tindakan sesuai dengan rencana,” pungkasnya. [mut/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar