Peristiwa

Pasca Gunung Semeru Meletus, Penambang Pasir Masih Beraktivitas

Lumajang (beritajatim.com) – Penambang pasir tradisional di aliran lahar Semeru Besuk Sat Desa/Kecamatan Pasrujambe Lumajang masih melakukan aktivitas.

Mereka seakan tidak khawatir dengan kondisi Gunung Semeru yang sempat mengeluarkan awan panas dengan menutup aliran lahar di Besuk Kobokan, Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo.

Pantauan beritajatim.com, para penambang dengan tenang melakukan penambangan pasir untuk dinaikan ke bak truk. Bahkan, sejumlah truk keluar masuk ke kawasan Besuk Sat yang ada di Utara Aliran Besuk Kobokan.

“Kalau disini aman, kalau Besuk Kobokan sudah ditutup dan berbahaya pagi penambang,” ujar seorang penambang, Rabu (2/12/2020).

“Kalau sungai Besuk Sat aman, kalau ada larangan tidak akan mengambil disini,” ujar Usman salah seorang sopir truk.

Sekedar diketahui, sejak material awan panas Semeru menutup aliran sungai Besuk Kobokan. Bupati Lumajang, Thoriqul Haq menghimbau masyarakat tidak melakukan penambangan di aliran lahar Semeru.

“Untuk sementara penambang pasir dihentikan, sambil menunggu rekomendasi dari PVMBG,” jelas Cak Thoriq. (har/ted)

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=yooymGIFubs[/embedyt]



Apa Reaksi Anda?

Komentar