Peristiwa

Pasca Banjir Tempuran, BPBD Kabupaten Mojokerto Lakukan Trauma Healing

BPBD Kabupaten Mojokerto memberikan fasum di Desa Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto dari sisa banjir.

Mojokerto (beritajatim.com) – Pasca banjir yang merendam pemukiman warga di dua dusun di Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan trauma healing. Trauma healing diberikan kepada korban terdampak banjir Tempuran.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini mengatakan, BPBD Kabupaten Mojokerto melakukan trauma healing kepada warga terdampak banjir Tempuran yakni warga di dua dusun, Dusun Tempuran dan Bekucuk bersama Sekolah Kesehatan (Stikes) Dian Husada.

“Trauma healing adalah proses penyembuhan pasca trauma yang dilakukan agar warga terdampak banjir Tempuran dapat terus melanjutkan hidupnya tanpa bayang-bayang kejadian tersebut. Karena banjir yang terjadi di Desa Tempuran dua pekan lebih,” ungkapnya, Sabtu (16/1/2021).

Masih kata Zaini, BPBD Kabupaten Mojokerto juga melakukan pembersihan sisa-sisa banjir di dua dusun di Desa Tempuran. Karena sisa air banjir masih merendam Balai Desa Tempuran, SDN Tempuran TK Tempuran dan Masjid Desa Tempuran.

“Bantuan dari sejumlah pihak juga masih diterima petugas di posko. Kami berharap hujan tidak lagi terjadi di sekitar Desa Tempuran sehingga luapan Avour Sungai Watudakon tidak lagi merendam pemukiman warga di Desa Tempuran,” katanya. [tin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar