Peristiwa

Pasca Banjir Luapan Kali Lamong Masuk Rumah, Warga Mojokerto Bersih-bersih

warga Dusun Balong, Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong, Mojokerto membersihkan rumahnya dari lumur akibat banjir luapan Kali Lamong. [Foto: misti/beritajatim]

Mojokerto (beritajatim.com) – Meski air banjir akibat luapan Kali Lamong di dua desa di Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Selasa (7/1/2020) kemarin sudah surut, namun menyisahkan sampai dan lumpur. Warga di Desa Banyulegi dan Pulo pun mulai membersihkan sampah dan lumpur yang sempat masuk rumah warga.

Salah satu warga Dusun Balong, Desa Banyulegi, Amel (34) mengatakan, air banjir menggenangi rumahnya setinggi lutut orang dewasa. “Dari kemarin sore sudah bersih-bersih karena air memang mulai surut. Air banjir membawa banyak lumpur dan sampah, jika tidak cepat dibersihkan akan sulit nantinya, Rabu (8/1/2019).

Masih kata Amel, meski air masuk hingga lutut orang dewasa namun tidak ada perabotan rumah miliknya yang rusak. Ia mengaku sudah melakukan langkah antisipasi sebelum banjir menerjang yakni dengan menempatkan benda-benda berharga seperti barang eletronik dan kasur di tempat yang cukup tinggi.

“Banjir kemarin tidak begitu tinggi jadi masih aman dan sebelumnya sudah diantisipasi. Semua peralatan langsung diamankan setelah air mulai menggenangi jalan. Beda dengan tahun lalu, banyak perabotan yang terendam, karena di dalam rumah saja sampai 60 cm. Luapan Kali Lamong memang langganan disini,” katanya.

Kendati sudah terbiasa, masih kata pemilik usaha salon kecantikan ini, ia berharap pemerintah tidak hanya diam menyikapi persoalan banjir tahunan yang menimpa Dusun Balong, Desa Banyulegi. Menurutnya, harus ada tindakan nyata dari pemerintah agar masalah banjir tahunan tersebut bisa tertanggani.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar