Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Pasar Kambing Tuban Ditutup, Penjual Kelimpungan

Pengumuman penutupan pasar Kambing Kabupaten Tuban karena kasus PMK meningkat di Tuban.[foto: M Muthohar/beritajatim.com]

Tuban (beritajatim.com) – Sejak terhitung mulai hari ini keberadaan pasar hewan Kambing yang ada di Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban dilakukan penutupan sementara, Kamis (9/6/2022).

Penutupan pasar Kambing Tuban tersebut dilakukan oleh pihak pengelola dari Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (DKUKMP) Kabupaten Tuban. Para penjual kambing mengaku kelimpungan dengan penutupan pasar tersebut lantaran saat ini sudah mendekati Hari Raya Idul Adha.

Pengumuman penutupan kegiatan jual beli di pasar Kambing Tuban itu dilakukan oleh pihak pengelola pasar mulai kemarin. Yang mana pihak koordinator pasar hewan Kambing secara terbuka mengumumkan terkait penutupan sementara di pasal tersebut.

“Sebenarnya kemarin sudah ditutup pak pasar kambing ini, tetapi saya minta waktu karena pedagang butuh waktu. Dan pedagang juga mengeluh, apalagi saat ini sudah mendekati Idul Adha,” jelas Agung Subekti, Koordinator Pasar Hewan dari Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (DKUKMP) Tuban.

Agung menambahkan jika penutupan Pasar Kambing tersebut berdasarkan evaluasi karena adanya kambing di Kabupaten Tuban yang sudah terjangkit dengan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Sehingga untuk mencegah kasus semakin meluas membuat pihak dinas melakukan penutupan pasar tersebut.

“Kalau pasar Sapi sudah tutup lebih dulu. Penutupan pasar kambing ini juga mendadak karena adanya evaluasi lapangan dari Dinas Peternakan karena ada kambing yang sudah terkena penyakit ini,” sambung saat berada di pasar tersebut.

Kondisi Pasar Kambing Tuban saat sebelum dilakukan penutupan karena kasus PMK.[foto: M Muthohar/beritajatim.com]
Menurut Agung bahwa pada penjual Kambing yang ada di pasar Tuban sudah mengetahui tentang penyebaran penyakit PMK yang menyerah hewan ternak Sapi dan Kambing. Sehingga sejauh ini sudah banyak pedagang yang mengurangi jumlah pembelian kambing meski sebentar lagi hari raya Kurban.

“Untuk sampaikan kapan dilakukan penutupan kita belum tahu secara pasti. Kita menunggu perkembangannya,” pungkasnya.

Sementara itu, dengan kondisi tutupnya pasar Kambing tersebut membuat sejumlah pedagang bingung untuk mencari tempat berjualan Kambing yang siap kurban. Namun, sebagian pedagang lain mengaku akan berjualan kambing di rumahnya sendiri dan ada juga yang akan berjualan menggunakan kendaraan roda tiga di pinggir jalan.

“Ya bingung mas mau jualan kemana. Mungkin di pinggir jalan saja depan pasar ini pakai kendaraan saja,” ujar salah satu penjual Hewan Kambing yang ada di paaar tersebut.[mut/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar