Peristiwa

Pandemi Covid-19, Tahlil 100 Hari Gus Sholah Digelar Online

Jombang (beritajatim.com) – Peringatan 100 hari meninggalnya KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah) dilakukan secara sederhana oleh pondok pesantren Tebuireng Jombang. Hal itu mengingat saat ini dalam situasi pandemi Covid-19.

Dengan begitu, acara tahlilan dan doa bersama yang biasa dihadiri ribuan orang, kini tidak lagi. Karena tahlil tersebut dilakukan secara online, yakni menggunakan aplikasi. “Kalau peringatan 7 hari hingga 40 hari meninggalnya Gus Sholah beberapa bulan kemarin dihadiri ribuan orang,” ujar pengurus pesantren Tebuireng H Lukman Hakim, Senin (11/5/2020).

“Namun untuk 100 harinya, kita tidak mendatangkan ribuan orang. Karena negara kita sedang dilanda pandemi. Oleh sebab itu, tahlil dan doa bersama memperingati 100 hari meninggalnya Gus Sholah digelar online,” ujar pria asal Banten yang puluhan tahun mengabdi di Tebuireng ini.

Lukman menjelaskan, di Tebuireng, peringatan dilakukan dua kali. Pertama, Senin setelah salat azar, para pengurus Tebuireng membaca tahlil dan doa bersama. Kemudian setelah isyak, keluarga Tebuireng melakukan tahlilan online.

Istri dan putra mendiang Gus Sholah dijadwalkan bergabung dalam tahlil online tersebut. Selain itu juga saudara kandung Gus Sholah, Umar Wahid, mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, kemudian putri Gus Dur, Alisa Wahid, serta Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Gus Sholah mengembuskan nafas terakhirnya pada Minggu (2/2/2020) sekitar pukul 20.55 di RS Harapan Kita Jakarta usai menjalani operasi penyakit jantung. Gus Sholah adalah pengasuh pesantren Tebuireng yang ketujuh atau 2006 hingga 2020, sejak generasi sang kakek KH Hasyim Asy’ari (pengasuh Tebuireng 1899-1947).

Gus Sholah, lahir di Jombang 11 september 1942. Mantan Wakil Ketua Komnas HAM ini merupakan putra ketiga dari enam bersaudara dari pasangan KH Wahid Hasyim dan Nyai Hj. Sholihah. Gus Sholah menempuh pendidikan umum mulai dari SD Perwari Salemba, SMP Negeri 1 Cikini, kemudian SMA Negeri 1 Budi Utomo hingga menamatkan kuliahnya di jurusan Arsitek ITB (Institut Teknologi Bandung). [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar