Peristiwa

Pancing Kerumunan Massa, Polisi Bubarkan Rekrutmen Karyawan Minimarket di Mojokerto

Mojokerto (beritajatim.com) – Kapolsek Mojosari, AKP Nadzir Syah Basri Mojosari membubarkan kegiatan rekrutmen karyawan sebuah minimarket di Jalan Pemuda, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Selasa (31/3/2020). Pembubaran kegiatan tersebut dilakukan terkait antisipasi penyebaran virus corona (Covid-19).

Ratusan pelamar yang mendatangi minimarket di Jalan Pemuda baik dari Kabupaten Mojokerto maupun luar Mojokerto untuk melamar sebagai karyawan. Ini terlihat dari nomor polisi (nopol) kendaraan yang mereka bawa. Namun kegiatan belum dimulai, pihak kepolisian datang dan membubarkan kerumunan massa.

Kapolres Mojokerto, AKBP Feby DP Hutagalung membenarkan, pembubaran yang dilakukan Polsek Mojosari tersebut. “Itu tidak ada koordinasi baik dengan Polsek (Polsek Mojosari) maupun Polres (Polres Mojokerto) sehingga kami melakukan tindakan tegas terukur. Kami membubarkan kegiatan tersebut,” ungkapnya.

Masih kata Kapolres, pihak pengelolaan atau panitia yang mengadakan kegiatan tersebut kemudian dilakukan pemanggilan ke Polres Mojokerto. Pihak pengelolaan atau panitia yang mengadakan kegiatan tersebut dilakukan pemeriksaan di Polres Mojokerto dan tindakan tegas membuat surat pernyataan.

“Kurang lebih mungkin ratusan titik dan ribuan orang yang kita bubarkan, termasuk info dari Pak Bupati di Rolak Mojoanyar ada berkerumun hanya untuk mengisi kekosongan waktu. Itu akan berlanjut sampai waktu yang belum ditentukan. Sampai dengan ini kami masih melakukan tindakan tegas,” katanya.

Yakni berupa pemanggilan dan membuat surat pernyataan bagi masyarakat yang masih mengadakan kegiatan yang memancing kerumunan massa. Namun, tegas mantan Kapolres Lamongan ini, jika pemerintah sudah menetapkan Undang-undang Karantina Wilayah maka pihaknya akan menjalankan.

“Kita akan melakukan tindakan tegas dengan UU Karantina Wilayah tersebut, ada ancaman 1 tahun terhadap masyarakat yang tetap bersikeras melakukan tindakan kerumunan atau berada di tempat keramaian,” tegasnya.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar