Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Pancaroba, Cuaca Ekstrem Diperkirakan Hingga 30 Hari ke Depan

Prakiraan cuaca di Jawa Timur.

Bangkalan (beritajatim.com) – Peralihan musim penghujan menuju musim kemarau yang terjadi saat ini menimbulkan cuaca ekstrem. Kondisi yang berpotensi menimbulkan bencana di Kabupaten Bangkalan.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan, Rizal Moris mengatakan, peralihan musim itu disebut pancaroba. Hal inilah yang memicu timbulnya cuaca ekstrem seperti yang terjadi beberapa hari terakhir.

“Perubahan musim ini menimbulkan cuaca ekstrem. Mulai dari hujan dengan intensitas tinggi serta angin kencang dan halilintar,” ungkapnya, Jumat (20/5/2022).

Ia mengatakan, cuaca ektrem ini diprediksi akan terus terjadi hingga 30 hari ke depan sebelum memasuki musim kemarau.

“Menurut prakiraan dari BMKG, masih akan terus terjadi sampai bulan depan. Sehingga masyarakat diminta untuk berhati-hati,” ujarnya.

Ia mengatakan, terdapat empat potensi bencana yang bisa terjadi di Bangkalan akibat cuaca ektrem tersebut. Diantaranya, banjir, longsor, angin puting beliung serta pergerakan tanah.

“Banjir bisa dari banjir biasa dan rob. Lalu ada longsor, puting beliung serta pergerakan tanah. Itu beberapa potensi bencana yang harus diwaspadai, karena beberapa kali telah terjadi sebelumnya,” pungkasnya. [sar/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar