Peristiwa

Pamit Mandi, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal di Pantai

foto/ilustrasi

Sumenep (beritajatim.com) – Musairi (38), warga Dusun Pesisir Barat, Desa Legung Timur, Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep, ditemukan meninggal di Pantai Desa Legung Timur.

“Korban pertama kali ditemukan oleh istri dan saudara kandungnya. Saat ditemukan, korban dalam kondisi tergeletak di pinggir pantai,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Rabu (11/9/2019).

Peristiwa itu berawal saat korban bersama istrinya, Susmarti, dan saudara kandungnya, Hatip dan Suwarna sedang mengepak ikan di gudang ikan milik korban.  Tak berselang lama, korban pamit kepada istri dan sudaranya itu, bahwa ia akan pergi mandi ke sumber air tawar yang berada di pinggir pantai, sekitar 200 meter dibsebelah barat gudang ikan.

Namun setelah ditunggu beberapa lama, korban tidak segera kembali ke gudang ikan. Karena itu, istri korban berinisiatif datang ke lokasi air tawar, untuk mencari korban. Istri korban ditemani dua saudara kandungnya, menuju ke lokasi air tawar. “Saat didatangi di lokasi air tawar, ternyata korban melihat H. Musairi ditemukan dalam keadaan tergeletak di pinggir pantai dan sekali waktu terendam air laut pasang,” ujar Widiarti.

Korban langsung dibawa ke Puskesmas Legung. Namun nyawanya sudah tidak tertolong lagi. Polisi kemudian meminta VER mayat di Puskesmas Legung. Berdasarkan keterangan istri dan saudaranya, korban sekitar satu bulan lalu mengalami stroke dan belum sembuh total. “Jadi diperkirakan sebelum terendam air laut, korban kembali stroke sehingga roboh dan tidak sadarkan diri,” ucap Widiarti.

Keluarga korban menganggap ini sebagai musibah dan tidak ada kesengajaan pihak lain. Keluarga korban juga keberatan diambil gambarnya. [tem/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar