Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Pamit ke Taman Bungkul, Remaja Bendul Merisi Tenggelam di Pintu Air Wonokromo

Jasad Firman saat dievakuasi petugas

Surabaya (beritajatim.com) – Firman Nur Rohim (15) remaja yang tinggal Jl Bendul Merisi gang III, tenggelam saat berenang di dekat pintu air Wonokromo Jl Ngagel, Surabaya, Minggu (2/1/2022) siang. Korban lantas ditemukan meninggal.

Andi (23) salah satu saksi di lokasi menjelaskan, awalnya ia melihat ada sejumlah anak yang berenang di sungai tersebut. Tak lama berselang, tiba-tiba terjadi keramaian karena satu anak hilang dan tenggelam.

“Tadi kata keluarganya pamit ke Bungkul, tapi saya lihat berenang sama temennya, 3 orang kalo ndak salah terus yang satu tiba-tiba hilang,” ujarnya.

Kasub OP BPBD Surabaya, Arif Sunandar mengatakan, kejadian ini membuat satu dari dua korban tenggelam di sungai tersebut berhasil diselamatkan hidup-hidup.

“Awalnya 2 orang, ada 1 orang yang telah berhasil diselamatkan naik, dan satu orang tenggelam,” jelasnya di lokasi.

Arif menjelaskan, korban diketahui tenggelam saat beberapa orang meminta bantuan kepada petugas yang kebetulan melakukan patroli di sekitar sungai.

Petugas yang menerima informasi tersebut lalu melakukan pencarian secara manual dibantu oleh warga, sekitar pukul 11.00 WIB. Namun, pencarian tersebut tak membuahkan hasil.

Kemudian, petugas menghubungi pasukan lainnya untuk meminta bantuan melakukan pencarian, dengan alat yang mumpuni.

“Kemudian pukul 12.09 WIB kami temukan jasad Firman 30 meter dari titik tenggelam, ke arah barat. Tersangkut di lumpur,” tambahnya.

Setelah itu, jasad bocah SMP dr Soetomo itu dievakuasi oleh petugas, lalu dibawa ke RSUD dr. Soetomo menggunakan ambulans, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. [ang/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar