Peristiwa

Pak Toni Tabah Menjalani Ramadan di Posko Penanganan Gempa

Surabaya (beritajatim.com) – Gempa yang menguncang Kabupaten Malang membuat banyak orang menjalani Ramadan dengan hati yang nriman atau berprasrah. Pasalnya kerusakan terjadi di berbagai tempat dan juga banyak korban jiwa.

Seperti yang dialami salah satu korban gempa Malang, Toni (52) atau yang arab disapa Pak Toni. Saat ini ia hanya bisa bersabar. Pasalnya rumah miliknya habis dilalap gempa beberapa waktu lalu. Sabar itu ia juga gaungkan sejalan dengan datangnya bulan kesabaran, Ramadan.

“Sedih pasti dirasa ya, tapi sedih itu semoga hilang dan berganti menjadi kebahagiaan saat menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan,” ujarnya saat berbuka puasa bersama Laznas LMI, Rabu (14/4/2021) di Desa Majangtengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. Di tempat tersebut, Laznas LMI mendirikan dapur umum untuk warga menikmati puasa.

Menurut M Irfan Nurdiansyah selaku Supervisor Tanggap Darurat & Logistik Laznas LMI, warga dengan senyum sumringah datang untuk ikut memasak serta menikmati indahnya berbuka puasa bersama.

“Momen buka puasa ini mungkin tak akan bisa dilupakan. Merasakan indahnya bersamaan orang-orang dewasa, lansia, dan anak-anak semua makan dalam satu tempat. Alhamdulillah semoga menambah keberkahan bulan Ramadhan ini,” katanya.

“Terima kasih para donatur yang mengamanahkan sebagian hartanya di Laznas LMI. Manfaat zakat, infak, dan sedekah para donatur dapat memberikan senyum saudara kita terdampak gempa. Semoga kebaikan ini semakin luas dirasakan terlebih ini bulan Ramadhan saat yang tepat untuk berbagi,” pungkasnya. [adg/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar