Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Mobil Ditarik Leasing

Paguyuban Driver Online Geruduk Polrestabes Surabaya

Tuntut keadilan, paguyuban driver online Bamboe Runcing mendatangi Polrestabes Surabaya.

Surabaya (beritajatim.com) – Tuntut keadilan, paguyuban driver online Bamboe Runcing mendatangi Polrestabes Surabaya.

Aksi tersebut dilatarbelakangi karena laporan salah satu anggota mereka yang mengalami penarikan mobil di jalan oleh debt collector yang mengatasnamakan Suzuki Finance Indonesia ditolak oleh pihak kepolisian.

Kejadian penarikan itu dialami oleh Warsito yang saat itu sedang stand by di jalan Klampis pada Kamis (23/09/2021). Ia lalu didatangi beberapa orang yang mengatasnamakan Suzuki Finance Indonesia untuk menarik mobil Pick Up Carry W 8798 DV.

“Anggota kami ditarik mobilnya dengan paksa, kunci diambil dan barang – barang didalam mobil itu juga kebawa termasuk dompet,”ujar Randy saat diwawancarai beritajatim di depan Polrestabes Surabaya, Jumat (24/09/2021).

Warsito yang mengalami hal tersebut langsung memberi kabar kepada paguyuban untuk mendapatkan pendampingan hukum. Paguyuban yang menerima informasi lalu melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polrestabes Surabaya. Sayangnya, laporan mereka ditolak dengan alasan tidak ada saksi.

“Laporan kami semalam ditolak karena kami disuruh mencari saksi, lah ini kan edan terus parat pengayom kerjanya apa,”ujar Randy dengan wajah marah.

Aksi yang dilakukan oleh puluhan orang ini sudah berlangsung dari pukul 10.00 WIB, pantauan beritajatim.com di lapangangan aksi tersebut berlangsung secara kondusif. Dua orang perwakilan dari paguyuban pun diterima dengan baik oleh pihak Polrestabes Surabaya.

“Tadi kami bertemu dengan pihak kepolisian dan disuruh melengkapi bukti saat ini korban sedang mengambil dirumahnya,” Imbuh Randy.

Hingga berita ini ditulis aksi dari Paguyuban masih terus berlangsung, mereka pun mengaku akan mendatangi pihak SFI dan melakukan aksi disana. (ang/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar