Peristiwa

Pabrik Pengering Batok Kelapa Milik Warga Uzbekistan di Sumenep Terbakar

PT Panda Coco Charcoal (Bricket), sebuah pabrik pengering batok kelapa milik Avazbeck, warga Uzbekistan, di Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, terbakar.

Sumenep (beritajatim.com) – PT Panda Coco Charcoal (Bricket), sebuah pabrik pengering batok kelapa milik Avazbeck, warga Uzbekistan, di Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, terbakar.

“Kebakaran itu terjadi di dalam pabrik. Yang terbakar itu tempat oven pengering arang batok kelapa,” kata Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Minggu (06/06/2021).

Kebakaran itu terjadi saat dua pekerja pabrik tengah bekerja menjaga mesin pengering batok kelapa, tiba tiba melihat ada kepulan asap dan keluar api dari mesin pengering.

Petugas pemadam Kebakaran Pemkab Sumenep

“Dua pekerja itu dibantu karyawan lainnya berusaha memadamkan api di mesin pengering itu. Sekitar 15 menit kemudian, api berhasil dipadamkan sebelum petugas pemadam kebakaran datang,” terang Widiarti.

Ia mengungkapkan, proses pengeringan batok kelapa tersebut dilakukan dengan cara di oven selama 2 hari, di mulai pada Jumat (04/06/2021) dan diperkirakan selesai pada Minggu (06/06/2021). “Tapi ternyata dalam proses pengeringan itu diduga terjadi korsleting listrik pada mesin pengering, hingga terjadilah kebakaran,” paparnya.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran itu. Namun pemilik pabrik ditaksir mengalami kerugian sebesar Rp 75.000.000. (tem/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar