Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Orang Tua Korban Sempat Melarang, 3 Anaknya Jadi Korban Tragedi Kenpark

Eri Cahyadi saat meninjau salah satu korban

Surabaya (beritajatim.com) – Yatimah, ibu asal Kalilom Lor, harus ikhlas 3 anaknya menjadi korban dalam tragedi ambruknya perosotan di kolam renang Kenjeran Park, Sabtu (07/05/2022). Ketiga anaknya ialah Zain (11), Sabrina (17), dan Siti Adatul (19) yang dirawat di Dr. Soetomo.

Diwawancarai awak media, Yatimah menjelaskan jika ia memiliki firasat dan sempat melarang anaknya berlibur di tempat wisata tersebut. Namun, keteguhan hatinya untuk melarang akhirnya luluh saat ketiga anaknya tetap memaksa dengan alasan jika liburan segera selesai dan kembali ke pondok.

“Sempat saya larang, jangan nak lagi ramai. Tapi Sabrina bilang kalau besok mau kembali ke pondok,” ujarnya, saat menunggu panggilan dari tim medis, ruang IGD RSUD Dr Soetomo.

Saat itu, ia tidak ikut ketiga anaknya. Dirinya mendapat kabar anaknya menjadi korban dari tetangga. Mendapat informasi tersebut, Yatimah panik dan bergegas mencari keberadaan tiga anaknya itu.

“Sempat nyari di RS Unair, akan tetapi di RS Unair tidak ada. Saya dapat informasi kalau ternyata dirujuk di RSUD Dr Soetomo,” bebernya.

Sementara itu, ditanya soal kondisi anaknya, ia mengatakan ketiga anaknya menjalani operasi hari ini. “Ini ketiga anak saya mau operasi hari ini. Kondisinya patah tangan, punggung, kaki. Mereka niatnya berlibur di Kenpark,” pungkasnya dengan muka sedih.

Pantauan beritajatim di RSUD Dr. Soetomo, Walikota Surabaya, Eri Cahyadi datang untuk meninjau kondisi anak-anak yang menjadi korban dalam tragedi tersebut.

Sebelumnya, pengelola kolam renang di Kenjeran Park mengklaim akan bertanggung jawab terhadap insiden perosotan ambrol yang memakan 17 korban, Sabtu (07/05/2022). Hal tersebut disampaikan oleh Bambang Irianto yang menjabat sebagai manajer HRD PT Bangun Citra Wisata selaku pengelola Wahana di Kenjeran Park Surabaya.

Diwawancarai awak media, ia menegaskan telah berkoordinasi dengan pihak owner atas tragedi tersebut. Ia pun mengklaim pihak owner akan membiayai pengobatan korban hingga selesai.

“Tidak usah khawatir pihak keluarga owner sudah mengatakan jika akan bertanggung jawab mulai pengobatan, sampe pasca pengobatan. Owner akan tanggung jawab,” ujarnya saat dikonfirmasi beritajatim. [kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar