Peristiwa

Operasi Yustisi Covid-19 Gresik, Alun-Alun Kota Jadi Sasaran

Gresik (beritajatim.com) – Operasi Yustisi dalam rangka peningkatan disipilin dan penegakan hukum protokol kesehatan (Prokes) di wilayah Kabupaten Gresik, terus dilakukan.

Kali ini kawasan pusat keramaian masyarakat yang jadi sasaran, yakni alun-alun kota. Pasalnya setiap hari libur tempat tersebut menjadi tempat berkumpulnya warga yang masih abai melakukan prokes.

Ada puluhan petugas gabungan yang terdiri dari aparat TNI, Polri serta Dinas Satpol PP Gresik melakukan patroli berjalan kaki berkeliling di kawasan alun-alun kota. Selain itu, petugas juga menyasar ke beberapa warung kopi (warkop) yang juga menjadi tempat berkumpulnya warga.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Perwira Pengawas (Pawas) Iptu Sarutomo mengatakan, operasi yustisi yang digelar bersama tim gabungan untuk memberikan efek jera bagi masyarakat yang abai terhadap prokes.

“Sesuai Inpres nomor 6 tahun 2020 dan Perbup nomor 22 tahun 2020. Setiap masyarakat yang beraktivitas diluar rumah wajib mengkedepankan prokes guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19,” katanya, Minggu (27/12/2020).

Dengan mengkedepankan prokes lanjut dia, seperti mengenakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun atau disingkat dengan 3M. Masyarakat diharapkan tidak abai. Sebab, pandemi Covid-19 belum berakhir.

“Operasi Yustisi seperti ini akan terus dilakukan. Khususnya dengan sasaran warga yang tak mengenakan masker. Baik itu menggunakan kendaraan atau pejalan kaki,” ujarnya.

Salah satu warga M. Firmansyah (26) mengaku kaget saat dirinya sedang melakukan aktivitas jogging di alun-alun. Saat itu, ada puluhan petugas berkeliling sambil mengingatkan warga yang tak mengenakan masker.

“Saya salut kepada petugas yang mengkedepankan cara humanis dan terus mengingatkan warga agar tidak lengah meningkatkan penegakkan prokes ditengah pandemi Covid-19,” pungkasnya. [dny/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar