Peristiwa

Oli Tercecer, Pengendara Asal Jombang Tewas di Jalur Nasional Mojokerto

Sejumlah relawan dan anggota UDD PMI Kabupaten Mojokerto mengevakuasi korban.

Mojokerto (beritajatim.com) – Seorang pengendara sepeda motor tewas di jalur nasional Surabaya-Madiun tepatnya di Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Kecelakaan tunggal terjadi setelah korban tidak bisa menguasai kendaraan saat melintas di jalan penuh oli tercecer.

Korban diketahui atas nama Surip (46) warga Dusun Ngadiluwih, Desa Sepanyol, Kecamatan Gudo, Jombang mengendarai sepeda motor Honda Vario nopol S 3606 OAO. Korban berjalan dari arah Surabaya hendak ke Jombang, saat melintas di lokasi kejadian korban terpeleset.

Ini lantaran banyaknya oli tercecer di jalur nasional tersebut. Korban terseret sekitar 20 meter sebelum akhirnya sepeda motor korban menabrak pembatas jalan, korban terjatuh ke kiri tepat di halaman rumah warga dengan luka serius di bagian kepala. Korban meninggal di lokasi kejadian.

Saksi mata, Junaidi (31) warga sekitar mengatakan, korban dari arah Surabaya sampai di lokasi kendaraan korban oleg dan menabrak trotoar. “Korban jatuh nabrak trotoar, langsung meninggal. Kecepatan tinggi, oli tidak tahu dari mana. Sepertinya ada orang beli oli jatuh,” ungkapnya, Jumat (9/4/2021).

Masih kata Junaidi, oli yang terjatuh di jalan nasional tersebut kemudian tercecer hingga 20 meter setelah terlindas kendaraan yang melintas. Korban diduga dengan kecepatan tinggi sehingga tidak bisa menguasai kendaraan saat melintas di lokasi kejadian.

“Sekitar jam 3, tadi belum ada tumpahan oli ini. Tidak lama tumpahnya terus ada kecelakaan ini. Setelah ada korban kemudian sama warga uruk dengan pasir,” katanya.

Sejumlah relawan dan anggota UDD PMI Kabupaten Mojokerto mengevakuasi korban. Dengan menggunakan ambulance milik UDD PMI Kabupaten Mojokerto, jenazah korban dievakuasi ke kamar jenazah RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. [tin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar