Peristiwa

Okupansi Penumpang Kereta dari Stasiun Malang Penuh Saat Libur Panjang

Stasiun Malang

Malang (beritajatim.com) – Kepala Stasiun Malang, Heru Suprapto mengungkapkan okupansi penumpang kereta di Stasiun Malang penuh. Di masa pandemi ini kapasitas penumpang dibatasi 70 persen, okupansinya penuh untuk KA Lokal maupun jarak jauh.

“Karena saat ini masih masa pandemi Covid-19. Okupansinya sekarang sudah 70 persen itu, ini membuktikan animo masyarakat luar biasa menggunakan kereta api,” ujar Heru, Rabu, (28/10/2020).

Antusiasme masyarakat menggunakan kereta api di masa libur panjang cuti bersama akhir Oktober ini memang tinggi. Mereka memprediksi puncak kepadatan penumpang terjadi pada Minggu 1 November mendatang. Saat itu, merupakan puncak arus balik penumpang setelah libur panjang cuti bersama.

“Pada saat libur panjang kita laksanakan posko untuk mengawal. Petugas kami tidak ada yang libur saat momen libur panjang ini,” ucap Heru.

Selama libur panjang PT KAI mengoperasikan 13 kereta api di Stasiun Malang. Terdiri dari, 8 KA lokal dan 5 KA jarak menengah atau jauh. Meski mulai dipadati masyarakat, PT KAI mengingatkan masyarakat untuk tetap patuh dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Di Stasiun Malang, saat ini dioperasikan 13 KA untuk melayani penumpang selama libur panjang. Meliputi 8 KA lokal dan 5 KA jarak menengah atau jauh. Di masa liburan estimasi jumlah penumpang di Stasiun Malang sekitar 1500 orang,” tandas Heru. (luc/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar