Peristiwa

Obat dan Jamu Dimusnakan, Rokok Sitaan dari Jemaah Haji Keberadaanya Tidak Jelas

Surabaya, (beritajatim.com)– Ratusan bahkan ribuan obat dan jamu hasil sitaan calon haji Embarkasi Surabaya akhirnya dimusnakan di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Minggu (15/9/2019).

Barang sitaan ini merupakan akumulasi dari kloter pertama Embarkasi Surabaya pada 5 Juli 2019 lalu hingga kloter 85 atau akhir pada 06 Agustus 2019 lalu.

Barang sitaan yang sudah tersimpan sebulan lebih ini akhirnya dimusnakan sebagai tanda ada kejelasan data jumlah obat, jumlah jamu dan jumlah rokok.

Jamal, Kabid penyelenggara Ibadah Haji dan Umroh, Kemenag Kanwil Jatim menjelaskan, pemusnahan obat dan jamu sudah dilakukan.

“Kita sudah musnakan jamu dan obatnya. Tinggal rokok yang masih tersimpan dan akan dilakukan pelelangan, untuk hasil lelang akan diserahkan ke yayasan sosial,” katanya.

Sementara saat ditanya secara detail jumlah jamu dan obat Jamal mengaku tak memperoleh data secara detail. Begitu juga data jumlah rokok yang berhasil disita oleh petugas PPIH Embarkasi Surabaya.

Padahal rokok, jamu dan obat sudah sebulan lebih disita oleh petugas PPIH. Meski tak ada data detail, pihak Kemenag mengaku akan transparan baik untuk data jumla rokok yang diduga mencapai jutaan batang ini.

“Tentunya kita akan transparan berapa jumlah rokoknya, kapan dilakukan lelang, syarat lelang bagaimana dan jumlah hasil lelang rokok berapa juta rupiah sampai kemana uang akan dihibahkan. Kita akan transparan,” tandasnya.

“Data saat ini saya belum dapat rincian rokok, obat atau juga jamu. Tdanya saja ke petugas Kabid Pemberangkatan dan Pemulangan Haji, Sutarno,” cetusnya.

Sementara Kabid Pemberangkatan dan Pemulangan Haji, Sutarno, mengaku juga tak memiliki data jumlah rokok secara detail. “Wah datanya saya belum dapat detail. Pokoknya ada rokoknya dan ada datanya kok,” tandasnya.

Sementara saat beritajatim.com hendak mengambil foto dan video rokok yang disita para petugas PPIH hanya mengatakan bahwa barangnya tersimpan di gudang.

“Ada kok di gudang terseimpan,” tandas Sutarno. (man/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar