Peristiwa

NTB Berikan Jaminan Karpet Merah Untuk Pengusaha Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Gubenur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zulkieflimansyah akan mempersiapkan “karpet merah” khusus untuk pengusaha dari Jawa Timur yang hendak mengembangkan bisnisnya di NTB.

Janji ini diucapkan oleh Zulkieflimansyah saat bertemu dengan anggota Yayasan Surabaya Peduli Bangsa (SPB) dimana ada 64 pengusaha kopi olahan, kertas, mebel hingga baja yang tergabung didalamnya. Menurut Gubenur yang pernah menjadi anggota dewan di Senayan ini, sejak dulu pengusaha Surabaya sudah banyak mengalihkan investasi mereka di NTB tetapi dia ingin lebih banyak lagi pengusaha di Surabaya dan Jatim yang melirik NTB.

“Apalagi saat ini Mandalika ditetapkan sebagai 5 kawasan wisata prioritas nasional dan kami pun akan menggelar pertandingan MotoGP internasional pada Oktober nanti di sana. Dan ini peluang yang baik untuk pengusaha berinvestasi dalam bentuk hospitality seperti hotel, resto dan fasilitas wisatawan lainnya,” ungkap Zulkieflimansyah.

Zulkieflimansyah yang mampu mengumpulkan Rp 11,5 Triliun investasi baru sepanjang 2020 di NTB ini juga merinci selain wisata sektor pertanian dan peternakan juga tak kalah menggiurkannya.

“Ini peluang besar bagi pengusaha karena kami sedang memfokuskan program 5 tahun NTB pada  industrialisasi untuk pengolahan hasil pertanian seperti jagung yabg melimpah, hasil laut hingga ternak sapi. Kami memiliki 1,2 juta sapi untuk ketahanan pangan nasional dan 2 juta ton hasil panen jagung per tahun,” sela Asisten II Pemprov NTB, Ridwan Syah.

Melihat tawaran yang disampaikan Gubenur NTB dan timnya, Sekretaris Umum Yayasan SPB, Eddy Widjanarko mengaku potensi investasi di NTB sangat menggiurkan. Terutama di Mandalika, yang pastinya membutuhkan hotel dan fasilitas penunjang wisata lainnya.

“Apalagi sekarang sudah ada jaminan langsung dari Gubenurnya  bahwa akan diberi fasilitas dan kemudahan perizinan di NTB,” tandas Eddy yang juga menggawangi Forum Komunikasi Asosiasi Pengusaha (Forkas) Jatim itu.[‎rea]



Apa Reaksi Anda?

Komentar