Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Normalisasi Sungai di Bangkalan Tak Maksimal

Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron

Bangkalan (beritajatim.com) – Dua kecamatan di Kabupaten Bangkalan yakni Kecamatan Blega dan Arosbaya menjadi langganan banjir setiap tahun. Pemerintah sebelumnya telah melakukan normalisasi sungai, namun hal itu belum berjalan maksimal.

Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron mengatakan, upaya normalisasi sudah dilakukan oleh PU SDA Provinsi Jatim sejak 2021. Dalam pengerjaan tersebut, dilakukan pengerukan sedalam 10 meter. “Kami sudah lakukan pengerukan sedalam 10 meter, kedalaman sebelumnya 8 meter, namun itu belum berakhir,” tuturnya, Jumat (4/3/2022).

Selain itu, ia menyebut akan melakukan pengajuan kembali di tahun 2022 ini. Sebab, sebelumnya pengerukan hanya dilakukan sepanjang 300 meter dengan lebar 13 meter. “Itu 300 meter hanya sebagian saja karena sisi seberangnya masih belum. Sehingga tahun ini akan kita ajukan lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bangkalan, Wildan Yulianto mengaku, pihaknya tidak memiliki wewenang dalam normalisasi sungai. Sebab hal itu merupakan ranah Pemprov melalui PU SDA Pemrpov jatim.

“Kami tidak memiliki wewenang untuk hal itu, namun kami terus lakukan koordinasi dan pengajuan kegiatan saja. Sejauh terus kami lakukan,” tandasnya. [sar/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar