Peristiwa

Nongkrong di Warung, Puluhan Pemuda di Tuban Dirapid Atigen

Petugas saat melaksanakan kegiatan razia dengan melakukan Rapid Antigen bagi warga yang sedang berada di keramaian. [Foto/Istimewa]

Tuban (beritajatim.com) – Guna mencegah dan memutus matarantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Tuban, kegiatan razia untuk menerapkan protokol kesehatan di tempat-tempat keramaian terus dilakukan oleh petugas gabungan dari tim Satgas Covid-19 Tuban, Selasa (2/2/2021) malam.

Dalam kegiatan razia di masa PPKM kali ini, petugas dari Polres Tuban, Kodim 0811, Satpol PP dan Dinas Kesehatan itu langsung melakukan Rapid Tes Antigen kepada puluhan pemuda yang sedang nongkrong. Dari hasil Rapid Antigen tersebut tidak ditemukan adanya pemuda yang hasilnya positif ketika dilakukan pemeriksaan itu.

Pelaksanaan razia dengan melakukan Rapid Antigen yang langsung dipimpim Kapolres Tuban serta Dandim 0811 Tuban itu menyasar secara acak warung kopi yang terlihat ramai pengungjung. Ada tiga titik lokasi yang dilakukan razia dan para pengunjungnya yang sedang nongkrong langsung secara acak untuk dilakukan Rapid Tes Antigen itu.

“Pelaksaan kegiatan ini kaitannya dengan masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Selama masih ada pelanggaran (Protokol Kesehatan) yang dilakukan oleh masyarakat, kegiatan ini akan Kita lakukan setiap hari,” tegas AKBP Ruruh Wicaksono, Kapolres Tuban setelah kegiatan.

Ada tiga titik lokasi yang menjadi sasaran razia yang dilakukan petugas gabungan itu, yakni pertama ada warung kopi yang ada di jalan Brawijaya, Kota Tuban, kemudian cafe di jalan Basuki Rahmad dan kawasan Gor Tuban. Puluhan pemuda yang sedang nongkrong ditempat-tempat tersebut langsung di Rapid Tes Antigen terutama yang melanggar protokol kesehatan.

“Kita juga melaksanakan Rapid Antigen di tempat secara acak kepada pengunjung, ada yang berkumpul kita ambil sampling untuk kita tes. Jangan sampai mereka tidak tahu bahwa disekitarnya ternyata ada yang terkonfirm positif Covid19. Tapi setelah kita cek tadi seluruhnya hasilnya negatif,” tambahnya.

Petugas saat melaksanakan kegiatan razia dengan melakukan Rapid Antigen bagi warga yang sedang berada di keramaian. [Foto/Istimewa]
Sementara itu, dalam pelaksanaan kegiatan razia tersebut sebanyak 50 orang secara acak yang telah telah dilakukan Rapid Tes Antigen tersebut. Sejumlah pemuda mengaku senang setelah mendapatkan Rapid Tes Antigen itu lantaran langsung bisa tahu hasilnya terindikasi Covid-19 atau tidak.

“Berbagai upaya telat kita lakukan untuk menekan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Tuban. Sehingga kita berharap, selama masa pandemi ini supaya masyarakat tetap taat protokol kesehatan, selalu pakai masker, cuci tangan, jaga jarak, kurangi mobilitas serta jauhi kerumunan,” pungkas AKBP Ruruh Wicaksono.[mut/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar