Peristiwa

Ngaku Polisi, Rampok Sikat Uang Rp 15 Juta dan Motor

Sidoarjo (beritajatim.com) – Aksi perampokan dengan dua pelaku satu bersenjatakan seperti pistol dan mengaku sebagai anggota polisi terjadi di RT 15 RW 03 Desa Sugihwaras Kecamatan Candi, Selasa (26/2/2019).

Korbannya adalah Miskan. Uang tunai senilai Rp 15 juta dan motor jenis Honda Vario 125 ISS diminta paksa kedua pelaku. TKP dikenal sebagai tempat gadai motor.

Kapolsek Candi Kompol Fatahul Azmi membenarkan kejadian tersebut. Ia menceritakan, sekitar pukul 07.00 pagi hari, korban Miskan dari dalam rumah mendengar pintu rumah ada yang mengetuk. Korban kemudian bergegas kedepan dan membukakan pintu.

Petugas melakukan olah TKP

“Saat buka pintu, ada dua pria satu badannya tinggi kekar dan satunya biasa. Pria yang kekar bilang dirinya polisi dan mendorong paksa kearah korban. Didalam rumah, pelaku menodongkan sejenis pistol kearah korban yang posisi duduk di bawah,” katanya.

Fatahul meneruskan, korban didalam rumah itu tangannya juga dipasang borgol oleh pria yang tegap. Korban dipaksa menunjukkan tempat penyimpanan uang. Oleh korban, uangnya tidak ada yang disimpan karena dibawa isterinya ke pasar.

“Pelaku yang bawa sejenis pistol agak marah dan mendorong kepala korban hingga dua kali agar korban menunjukkan tempat uang yang minta pelaku,” tambahnya.

Pelaku yang geram akhirnya menutupi kepala korban dengan tas kresek hitam sambil mengacak-acak isi dalam ruang tamu rumah korban. Pelaku menemukan uang dalam bungkusan tas kresek warna hitam yang berisi Rp 15 juta.

“Uang tunai itu dibawa kabur korban, lalu tas kreseknya dibuat menutupi kepala korban dan membuka borgol yang membelit tangan korban. Pelaku kabur dengan joki pria kurus yang sejak aeal siaga dan betjaga didepan pintu rumah korban,” ungkap Fatahul.

Masih kata Fatahul, pihak polisi sudah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi di lapangan. Pihaknya juga berkordinasi untuk melihat CCTV di toko minimarket dekat TKP. (isa/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar