Peristiwa

Nelayan Yang Hanyut Saat Cari Cumi-cumi Ditemukan Meninggal Terapung di Laut

Proses evakuasi korban Sawawi di perairan Dungkek (foto/ist)

Sumenep (beritajatim.com) – Sawawi (25), warga Desa Jadung, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep yang hilang di laut saat menjaring cumi-cumi, akhirnya diketemukan.

“Korban ditemukan di perairan Desa Romben Guna, Kecamatan Dungkek, dalam kondisi telah meninggal,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Senin (22/02/2021).

Korban diketemukan ketika tim Basarnas bersama para nelayan keluarga korban melakukan pencarian dengan menggunakan perahu boat dan perahu nelayan. Setiba di perairan laut Desa Romben Guna, nelayan menemukan korban dalam keadaan terapung dengan posisi telungkup.

“Nelayan kemudian membawa jenazah korban ke pinggir pantai Desa Jadung, kemudian dibawa ke rumah duka dan di semayamkan di serambi rumah kediamannya,” ujar Widiarti.

Tim medis Puskesmas Dungkek melakukan pemeriksaan luar jenazah korban. “Keluarga korban tidak bersedia dilakukan otopsi, karena kejadian tersebut benar-benar celaka sendiri tenggelam di laut,” ujarnya.

Kejadian nahas itu berawal ketika korban berangkat dari rumahnya untuk melaut pada Sabtu (20/02/2021) sekitar jam 23.00. Korban melaut di perairan Desa Jadung bersama Moh. Hatip. Korban menangkap cumi-cumi menggunakan jaring jenis tarakat. Namun ketika jaring tarakat ditarik oleh Moh. Hatip, ternyata yang ikut hanya jaring tarakatnya. Sedangkan korban tidak ada. (tem/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar