Peristiwa

Nelayan Pangkah Kulon Gresik Santuni Anak Yatim

Gresik (beritajatim.com) – Memasuki Bulan Ramadan hari ke 19 sejumlah nelayan di Desa Pangkahkulon, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik bersama perusahaan minyak dan gas (migas) menyantuni anak yatim serta janda dhuafa di tempat pelelangan ikan, atau TPI.

Ketua Organisasi Rukun Nelayan Abdul Latif menuturkan, ada 86 anak yatim, dan 457 janda dhuafa diberi santunan berupa uang, beras dan makanan. Para penerima santunan ini telah diseleksi oleh pengurus organisasi rukun nelayan.

“Setiap kegiatan sosial kami selalu membentuk panitia. Mereka bertugas mulai dari pengumpulan donasi, mencari calon penerima hingga mengadakan acara santunan semacam ini,” tuturnya, Jumat (30/04/2021).

Lebih lanjut Abdul Latif menyatakan, santunan donasi ini juga dari perusahaan migas yang beroperasi di Ujungpangkah. Untuk itu, pihaknya mengapresiasi perusahaan tersebut atas kepeduliannya terhadap nelayan dan lingkungan sekitar.

Sementara, Kepala Desa Pangkahkulon Ahmad Fouron mengatakan, kegiatan ini memiliki sosial yang tinggi. Pasalnya, tidak hanya bermanfaat bagi yang membutuhkan tapi bisa memperat masyarakat Desa Pangkahkulon.

“Semua unsur masyarakat hadir mulai nelayan, petambak, pemuda, ibu-ibu, tokoh masyarakat, Muspika Ujungpangkah hingga para ulama,” katanya.

External and Government Relation PGN Saka Subali menambahkan, sebagai perusahaan migas prinsipnya bergotong-royong serta bersama-sama memberi manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Di saat kondisi Covid 19 seperti saat ini. Masyarakat banyak yang terdampak dan perlu uluran bantuan,” imbuhnya.

Moment Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah. PGN Saka memanfaatkan bulan ini untuk menjaga community relation melalui kegiatan silaturrahim dengan masyarakat di sekitar wilayah operasi.

“Melalui jalinan silaturrahim ini. Kami mohon dukungan serta doa anak yatim supaya diberi kelancaran dalam mengelolah wilayah kerja Blok Pangkah,” pungkasnya. [dny/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar