Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Nelayan Indonesia yang Tewas Ditembak Papua Nugini Dikabarkan Berasal dari Ngawi, Begini Faktanya

foto/ilustrasi

Ngawi (beritajatim.com) – Salah satu nelayan Papua, Indonesia tewas usai ditembak mati oleh Papua Nugini pada 22 Agustus 2022. Adalah Sugeng sang nahkoda kapal yang meninggal dunia akibat ditembak oleh Papua Nugini. Dikabarkan bahwa Sugeng berasal dari Desa/Karanganyar, Ngawi, Jawa Timur.

Kapolsek Karanganyar AKP Supardi membenarkan bahwa Sugeng berasal dari Ngawi, tapi sudah lama tinggal atau berdomisili di Papua. Sementara yang ada di Karanganyar adalah sang ibu yakni Saliyem. “Benar kelahiran di Ngawi. Orang tuanya juga ada di Dusun Banyuasin, Desa/ Kecamatan Karanganyar. Orang tuanya atas nama Saliyem,” kata Supardi pada beritajatim.com, Rabu (31/8/2022).

Namun, jenazah Sugeng tidak dimakamkan di Ngawi, melainkan di Papua. Pihaknya hanya sebatas memberikan informasi pada sang ibu yang ada di Karanganyar. Pun, sang ibu juga sudah bertolak ke Papua untuk menghadiri pemakaman anaknya. “Jadi tidak tercatat sebagai warga Ngawi ya. Tapi memang dulu lahir di Ngawi. Dan kebetulan orang tuanya di Ngawi. Almarhum sudah lama tinggal di Papua,” pungkasnya.


Dilansir dari tempo.co, Sugeng, nelayan berkewarganegaraan Indonesia, dan tewas pada 22 Agustus 2022 karena diduga ditembak tentara Papua Nugini (PNGDF). Sugeng merupakan nakhoda KMN Calvin 02, asal Merauke, Papua, yang dilaporkan masuk ke perairan Papua Nugini.

Berdasarkan keterangan awal yang diterima pada 22 Agustus, terungkap ada tiga kapal nelayan yang menangkap ikan di perairan Papua Nugini. Dua kapal di antaranya berhasil ditangkap dan satu kapal melarikan diri. Ketika mencoba melarikan diri, kapal tersebut ditembak hingga mengenai salah satu nelayan bernama Sugeng. [fiq/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar