Peristiwa

Nelayan Hilang itu Ditemukan Tewas Terkena Ledakan Bom Ikan

Sumenep (beritajatim.com) – Amir (30), nelayan asal Desa Tanjung Kiaok, Kecamatan/ Pulau Sapeken, Kabupaten Sumenep yang hilang setelah perahunya meledak, akhirnya diketemukan.

“Korban ditemukan sudah tidak bernyawa, di sekitar Perairan Pulau Pagerungan Kecil,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Selasa (03/03/2020).

Korban mencari ikan menggunakan perahu bernama lambung ‘Ramadan’. Korban mencari ikan bersama enam orang temannya. Semuanya warga Desa Tanjung Kiaok. Mereka akan menangkap ikan menggunakan bahan peledak (handak).

Ketika bom ikan itu dilempar ke laut, ternyata meledak mengenai perahunya sendiri. Akibatnya, bagian depan perahu hancur. Ketujuh penumpang perahu terlempar ke laut. Mereka akhirnya diselamatkan oleh perahu yang dinaiki tiga nelayan Pulau Pagerungan Kecil.

Dari ketujuh penumpang perahu yang terkena ledakan bom ikan itu, enam orang ditemukan selamat. Sedangkan satu penumpang bernama Amir dinyatakan hilang. “Setelah dilakukan pencarian oleh aparat, masyarakat, dan keluarga korban, Amir ditemukan tetapi dalam kondisi sudah meninggal. Korban diduga meninggal terkena ledakan bom ikan,” papar Widiarti. Jenzah korban kemudian dibawa pulang keluarganya ke Desa Tanjung Kiaok untuk dimakamkan. (tem/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar