Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Nailatul Istiada Warga Benowo Surabaya Tak Menyangka Kehilangan Suami Selamanya

Korban Nailatul Istiada (28) menjalani perawatan di RS Gatoel.

Mojokerto (beritajatim.com) – Salah satu korban selamat kecelakaan bus pariwisata PO Ardiansyah di Jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) KM 712+200, Nailatul Istiada tak menyangka itu liburan terakhir bersama suaminya, Ainur Rofiq (35). Liburan usai lebaran merupakan rutinitas warga.

Nailatul Istiada (28) menjalani perawatan di RS Gatoel, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto bersama anaknya, Syakila (5) dan Nazwi Dwi (13). Warga Kelurahan Benowo RT 002 RW 002, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya ini mengaku tidak begitu mengetahui detik-detik kecelakaan tersebut.

“Saya tidak tahu betul (kronologi kejadian kecelakaan), tidur soalnya. Jadi saat terjadi kecelakaan, saya setengah sadar dan akhirnya saya tidak sadarkan diri kemudian dibawa ke sini (RS Gatoel),” ungkapnya di ruang Flamboyan 1 RS Gatoel, Senin (16/5/2022).

Ketika bus pariwisata PO Ardiansyah nopol S 7322 UW menabrak tiang papan reklame di sisi kiri bahu Jalan Tol Sumo tersebut, ia mengaku kaget dengan kondisi setangah sadar. Tak lama kemudian ia tak sadarkan diri hingga akhirnya dirawat di RS Gatoel.

Kondisi korban mengalami luka pada bagian wajah dan kedua tangannya. Matanya lebam, tangan kiri mengalami luka ringan. Sedangkan tangan kanannya patah tulang. Sebelum kejadian, ia mengaku tidak mendapat firasat buruk.

“Karena saya tertidur lelap bersama anak saya. Ini rombongan berasal dari satu kampung di daerah Benowo, Surabaya. Wisata ke Dieng, berangkat Sabtu (14/5/2022) sekitar pukul 20.00 WIB dengan tujuan utama ke Wisata Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah,” katanya.

Liburan bareng merupaka rutinitas setiap tahun setelah lebaran warga satu kampung. Tahun 2022 ini, lanjut korban, destinasi utama adalah Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah. Namun dari wisata ke Dieng, rombongan melanjutkan wisata ke Malioboro Yogyakarta.

Saat kejadian, rombongan hendak kembali ke Surabaya. Bus membawa 34 orang penumpang, dua diantaranya merupakan sopir. Saat kejadian, sopir merupakan sopir cadangan Ade Firmansyah (29). Sementara sopir asli Ahmad Ari Ardiyanto (31) sedang istirahat.

Pergantian sopir terjadi di Rest Area KM 575 Tol Trans Jawa. Dalam kecelakaan tunggal tersebut menyebabkan 14 orang penumpang tewas, 19 orang penumpang mengalami luka berat dan ringan termasuk sopir cadangan. Sementara sopir asli selamat. [tin/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar