Peristiwa

Penumpang Langsung Dijemput ke Surabaya

Nahkoda dan ABK PLM ‘Sumber Rejeki 2’ Selamat

Sumenep (beritajatim.com) – Seluruh penumpang berikut anak buah kapal (ABK) perahu layar motor PLM ‘Sumber Rejeki 2’ yang mengalami musibah laka laut di antara Perairan Pulau Giliyang dan Dungkek, Kabupaten Sumenep, dalam kondisi selamat.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam laka laut itu. Namun sebagian besar muatan perahu tidak bisa diselamatkan,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Selasa (14/7/2020).

Perahu ‘Sumber Rejeki 2’ itu dinahkodai Hosni (50), warga Desa Sase’el, Kecamatan/ Pulau Sapeken, dengan ABK Samsul (35), juga warga Desa Sase’el dan Mohamad (60), warga Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken. Selain itu, juga mengangkut tiga penumpang yakni pekerja tower.

Para penumpang, nahkoda, dan ABK diselamatkan oleh tiga perahu nelayan yang kebetulan melintas di perairan tersebut. Saat ini nahkoda, Hosni pulang ke rumah istrinya di Desa Poteran, Kecamatan Talango. Sedangkan salah satu ABK yakni Mohammad, ikut bersama Hosni. Sementara ABK yang lain, Samsul, menginap di rumah Hari, salah satu nelayan yang menyelamatkannya, warga Kecamatan Dungkek.

“Untuk tiga penumpang yang merupakan pekerja tower langsung dijemput rekannya pulang ke surabaya,” terang Widiarti.

PLM ‘Sumber Rejeki 2 tersebut berangkat dari Perairan Gersik Putih menjelang Subuh. Ketika tiba diantara perairan Pulau Giliyang dan Desa Lapa Laok, terjadi kerusakan mesin hingga perahu oleng dan hampir tenggelam.

Perahu ‘Sumber Rejeki 2’ itu mengangkut genteng 4000 buah, batu bata 4000 buah, sepeda pancal 33 unit, kabel gulungan tower 1 roll, Lemari 2 unit, rak TV 1 unit, accu tower 3 unit, dan katrol derek 1 unit.

“Hampir semua barang yang diangkut perahu itu tidak dapat diselematkan. Namun untuk sepeda pancal, dari 33 unit, yang bisa diselamatkan sebanyak 31 unit. Sedangkan 2 unit lainnya masih di atas kapal,” papar Widiarti. [tem/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar