Peristiwa

Musim Hujan Tiba, Bupati Kediri Reboisasi Lereng Wilis

Kediri (beritajatim.com) – Program penghijauan dalam rangka konservasi hutan lindung digelar Pemkab Kediri melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan. Kegiatan yang berlokasi di Dusun Sekar Putih, Desa Pagung Kecamatan Semen ini diikuti ratusan masyarakat desa setempat. Tak ketinggalan, komunitas pecinta alam dari berbagai daerah turut andil dalam program penyelamatan lingkungan.

Hadir dalam acara ini Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno dengan didampingi Plt. Kepala Dipertabun Anang Widodo. Sejumlah bibit pohon yang cocok hidup di daerah pegunungan ditanam pada kegiatan ini, antara lain bibit pohon cengkeh 600 batang, bibit pohon sengon 200 batang, bibit pohon asem 100 batang, bibit pohon cangkring 100 batang serta bibit pohon trembesi 400 batang.

Proses reboisasi lahan yang berada di lereng Gunung Wilis ini tidak melibatkan banyak massa agar proses penanaman bibit bisa maksimal dan tepat sasaran pada titik-titik yang telah dipetakan. Penanaman ribuan bibit tersebut dilakukan menyusul banyaknya tanaman penahan erosi dan tanaman yang menghasilkan air sudah mulai mati.

Hal itu karena musim kemarau yang berkepanjangan  kemarin. Selain itu, konservasi ini dilakukan untuk mencegah terjadinya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor, mengingat saat ini Kabupaten Kediri sedang memasuki musim hujan.

Bupati Kediri berpesan agar bibit pohon yang telah ditanam ini bisa dirawat oleh warga dan kelak dapat dimanfaatkan untuk kepentingan bersama. Selain itu, bupati juga berpesan kepada masyarakat untuk menjaga kelestarian alam di sekitar tempat tinggal masing-masing agar terhindar dari segala macam bencana.

Sebagai informasi, kegiatan penghijauan telah dilakukan sebelumnya di PDP Margomulyo Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar pada 20 Desember 2019. [nng/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar