Peristiwa

Musim Hujan Diperkirakan Lebih Panjang

Bojonegoro (beritajatim.com) – Sebelumnya, puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada Maret akhir. Dengan demikian, intensitas hujan lebih tinggi dan lebih sering terjadi. Namun, musim hujan diperkirakan lebih panjang, sebab memasuki April, hujan masih terjadi dengan intensitas tinggi.

Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Bojonegoro, Yudi Hendro mengatakan sesuai dengan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hujan dengan intensitas tinggi mestinya terjadi pada Maret.

“April harusnya masih terjadi hujan tapi dengan intensitas sedang dan tidak terlalu sering, karena akhir April mulai masuk peralihan musim kemarau,” ujarnya, Sabtu (11/4/2020).

Sementara update peringatan dini cuaca di Jawa Timur yang diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro dari BMKG Stasiun Meteorologi Kelas 1 Juanda Surabaya pada pukul 16.00 WIB menyebutkan wilayah Bojonegoro masih berpotensi terjadi hujan sedang – lebat yang dapat disertai kilat petir dan angin kencang.

Ada 10 kecamatan yang berpotensi, yakni di Kecamatan Tambakrejo, Purwosari, Kalitidu, Bojonegoro, Ngasem, Ngambon, Kanor, Sumberrejo, Kepohbaru, dan Kecamatan Balen. [lus/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar