Peristiwa

Muliakan Guru Ngaji, Laznas LMI Bangunkan Ratusan Rumah Murah

Surabaya (beritajatim.com) – Lembaga Amil Zakat Nasional Lembaga Manajemen Infaq (Laznas LMI) membangun ratusan rumah di desa Siyar, kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. Rumah tersebut akan diperuntukkan untuk guru ngaji.

Presiden Direktur Laznas LMI, Agung Wijayanto mengatakan, pembangunan tersebut akan diperuntukkan untuk guru ngaji yang selama ini bergaji rendah dan tidak memiliki rumah sendiri.

“Banyak guru ngaji yang mengabdikan diri untuk umat, untuk orang banyak, namun penghargaan yang didapatkan guru ngaji masih sangat sedikit, bahkan mereka masih banyak yang tidak memiliki penghasilan tetap,” ujarnya saat sambutan dalam acara peletakan batu pertama pembangunan rumah super murah Laznas LMI yang bekerja sama dengan PT. Mitra Amil Properti, Jum’at (3/7/2020).

Agung, sapaan akrabnya, menambahkan, pembangunan ini selain untuk guru ngaji, juga akan diperuntukkan kaum Dhuafa, mustahik, dan mereka yang berjuang untuk umat.

“Nantinya rumah ini akan kami peruntukkan untuk guru ngaji, Dhuafa, dan mustad’afin,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Rudi Widiatmoko selaku Pemimpin Cabang Pembantu BTN Syariah Pasuruan menyampaikan bahwa BTN Syariah siap membantu mengembangkan kawasan syariah untuk guru ngaji.

“Kami siap membantu lingkungan ini hingga menjadi kawasan permukiman yang baik dengan pembiayaan berdasarkan prinsip syariah bagi para konsumen,” tegasnya.

Di lain sisi, kepala desa Siyar, Abdullah, mengungkapkan jika pembangunan ini sangat bermanfaat bagi warga sekitar.

“Beberapa guru ngaji di daerah ini bisa dikatakan sangat kasihan, mereka dibayar 200 ribu dalam satu tahun, bukan satu bulan, mereka jarang menerima bantuan,” katanya.

Dalam peletakan batu pertama ini hadir beberapa direktur dan tokoh masyarakat, Rudi Widiatmoko selaku Pemimpin Cabang Pembantu BTN Syariah Pasuruan. Kepala Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Siyar, Suwarno. Kepala desa, Abdullah. Manajer Area Pasuruan Laznas LMI Perwakilan Jawa Timur, Sastro Miharjo, dan beberapa tokoh masyarakat.

Setelah selesai pembangunan ini, rencananya rumah akan selesai dalam 2 tahun dan segera bisa dimiliki para guru ngaji. [adg/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar