Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Mudik Sudah Boleh, Ini Prediksi Lonjakan Penumpang di Terminal Seloaji Ponorogo

Kepala Satuan Pelaksana Terminal Tipe A Seloaji, Eko Hadi Prasetyo (Foto: Endra Dwiono/Beritajatim.com)

Ponorogo (beritajatim.com) – Pemerintah telah membolehkan masyarakat mudik Lebaran di tengah surutnya pandemi Covid-19. Kebijakan ini akan mendorong migrasi besar-besaran masyarakat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1443 H.

Diprediksi, Terminal A Seloaji Ponorogo mengalami lonjakan penumpang signifikan. Ini merupakan imbas dari ditiadakannya mudik selama dua tahun.

“Saat ini memang masih status pandemi Covid-19, namun Pemerintah tahun ini memperbolehkan masyarakat untuk melakukan mudik lebaran,” kata Kepala Satuan Pelaksana Terminal Tipe A Seloaji, Eko Hadi Prasetyo, Kamis (21/4/2022).

Eko mengungkapkan untuk saat ini, lonjakan penumpang di Terminal Seloaji terpantau landai. Dia memprediksi puncak lonjakan penumpang terjadi pada tanggal 28-30 April nanti.

“Biasanya masyarakat kalau mudik itu mendekati hari H lebaran. Untuk saat ini di Terminal Seloaji terpantau masih landai,” katanya.

Lonjakan penumpang tahun ini, kata Eko, diperkirakan seperti tahun 2019 lalu. Kemungkinan jumlah penumpangnya masih dibawah 10 ribu orang, merujuk pada keadaan ekonomi saat yang ini belum pulih.

“Dua tahun adanya pandemi ini keadaannya terpuruk. Lonjakan penumpang ini dibawah tahun 2019 lalu,” katanya.

Meski ada kelonggaran dari Pemerintah, penerapan mudik nanti harus sesui protokol kesehatan (prokes). Pemudik harus sudah vaksin booster atau vaksin dosis ketiga.

Untuk memastikan itu, penumpang diminta melakukan scan aplikasi Peduli Lindungi. Dari aplikasi itu, nantinya petugas akan mengetahui penumpang tersebut sudah divaksin booster atau belum.

“Penumpang harus taat prokes, dan melakukan scan aplikasi Peduli Lindungi saat masuk terminal,” pungkasnya. (end/beq)


Apa Reaksi Anda?

Komentar