Peristiwa

MTs Negeri 4 Malang Kebanjiran, Kerugian Rp 50 Juta

Malang (beritajatim.com) – Hujan deras mengguyur wilayah Malang Selatan mengakibatkan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Malang di Desa Harjokuncaran, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang terendam air setinggi 3 meter.

Kepala MTs Negeri 4 Malang 4, Ahmad Ali menjelaskan, genangan air terparah berada di ruang kelas VIII G dan kantin.
“Insyaallah hari Sabtu besok, ruang kelas dan kantin itu sudah bisa digunakan kembali. Asalkan tidak terjadi hujan lebat lagi seperti kemarin,” ungkap Ali, Kamis (2/1/2020).

Menurut Ali, untuk kerusakan yang terjadi di lembaga yaitu satu kaca jendela pecah, pintu kantin pecah, beberapa gelas dan piring pecah dengan total kerugian sekitar Rp 50 juta.

“Kami berharap kepada pemerintah desa, kecamatan dan Kabupaten Malang agar bisa membantu. Karena banjir disekolah ini masalah kolektif. Sehingga harapan kami tahun depan sudah tidak terjadi banjir lagi,” papar Ali.

Ali melanjutkan, terdapat 22 ruangan di MTsN 4 Malang. Banjir seperti ini tidak terjadi setiap tahun. Dimana pada tahun 2018 lalu, tidak terjadi banjir. Banjir serupa pernah terjadi pada tahun 2017 lalu dengan kondisi yang hampir sama dengan saat ini.

“Penyebab banjir karena luapan air bah dari perkampungan warga yang masuk ke halaman sekolah. Pasalnya, keberadaan sekolah lebih rendah dibanding permukiman warga. Sehingga air tidak bisa keluar lantaran saluran pembuangan air terbatas dan buntu,” urainya.

Terkait proses kegiatan belajar mengajar akibat terendam air, Ali mengaku tidak berdampak signifikan dan proses belajar mengajar tetap berjalan lancar.

“Untuk kelas VIII G yang terendam air, sementara kami ungsikan di ruangan Laboraturium IPA,” pungkasnya. [yog/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar