Peristiwa

MoU Polres Pamekasan Soal Penerimaan Terpadu Anggota Polri 2021

Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar (kanan) menandatangani MoU penerimaan terpadu anggota Polri 2021, yang digelar di Gedung Kesatria Bhayangkara, Jl Stadion 81, Kamis (8/4/2021).

Pamekasan (beritajatim.com)Polres Pamekasan menjalin kerjasama dalam bentuk Memoramdum of Understanding (MoU) dalam rangka penerimaan terpadu anggota Polri 2021, yang digelar di Gedung Kesatria Bhayangkara, Jl Stadion 81, Kamis (8/4/2021).

Penandatanganan nota kesepakatan tersebut, dilakukan bersama sejumlah instansi di lingkungan Pemkab Pamekasan. Di antaranya Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendik Capil), Kantor Kementerian Agama (Kemenag), serta salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di wilayah setempat.

“Proses pendaftaran penerimaan anggota Polri Tahun 2021, digelar sejak 19 Maret hingga 1 April 2021. Dibuka untuk umum dari tiga program berbeda, yakni Taruna Akademi Polisi (Akpol), Bintara dan Tamtama,” kata Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar.

Saat ini proses pendaftaran sudah dinyatakan selesai dan tinggal memasuki tahap pemberkasan, sehingga pihaknya melibatkan sejumlah pihak dari berbagai unsur untuk bersama mewujudkan proses penerimaan anggota baru bersih dan transparan.

“Jadi untuk saat ini memasuki tahap pemberkasan surat-surat dan lainnya, sehingga kami berupaya untuk melibatkan sejumlah instansi terkait untuk bersama-sama mengawasi proses rekrutmen ini. Termasuk bersama mengecek keaslian administrasi dari para pendaftar,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga menegaskan proses rekrutmen dengan melibatkan instansi lain sebagai bentuk tanggungjawab sekaligus komitmen Polri mewujudkan proses rekrutmen personil baru tanpa unsur Korupsi, Kolusi dan Nepotisme alias KKN.

“Penandatanganan ini menandakan bahwa Polri siap melaksanakan rekrutmen dengan baik tanpa ada KKN, sekaligus membuktikan bahwa penyelenggaraan penerimaan anggota Polri bersih dan transparan. Kita mempunyai prinsip tes; bersih, transparan, akuntabel dan humanis, termasuk clean and clear,” tegasnya.

Dari itu pihaknya berharap penandatanganan MoU tersebut nantinya dapat berjalan baik dan lancar, sekaligus dapat mewujudkan cita-cita korp baju cokelat dalam proses rekrutmen anggota baru. “Jadi prinsipnya bagi kami, semua sama dan diperlakukan sama tanpa pilih kasih,” pungkasnya. [pin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar