Peristiwa

Mojokerto Diguncang Gempa

Mojokerto (beritajatim.com) – Gempa terjadi di wilayah Kabupaten Mojokerto, Selasa (23/3/2021). Gempa berskala 2,9 SR tersebut terjadi di Desa Cembor, Kecamatan Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, beruntung tidak ada dampak yang ditimbulkan dari gempa tersebut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini mengatakan, gempa terjadi sekira pukul 08.43 WIB. “Berdasarkan informasi dari BMKG Juanda telah terjadi gempa berskala 2,9 SR,” ungkapnya.

Gempa berada di Desa Cembor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Hasil koordinasi dengan Koramil Pacet diketahui, lokasi titik gempa berada di hutan wilayah RPH Kemloko BPKBH Pacet KPH Pasuruan atau di Dusun Kemloko, Desa Trawas, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

“Dengan Lok:7.66 LS,112.58 BT atau 15 km tenggara Kabupaten Mojokerto dengan kedalaman 10 Km : BMKG-TRT. Atau berada di hutan wilayah RPH Kemloko BPKBH Pacet KPH Pasuruan atau di Dusun Kemloko, Desa Trawas, Kecamatan Trawas,” katanya.

Zaini menjelaskan, di sekitaran titik gempa radius 100 meter sampai 500 meter banyak warung atau kios warga. Warung atau kios warga di sekitar lokasi ada sekitar 50 warung atau kios dengan jumlah jiwa yang berada di warung atau kios sekitar 100 jiwa.

“Di wilayah titik gempa, sebagian masyarakat tidak merasakan. Mojokerto pernah terjadi gempa serupa, pada tanggal 11 Oktober 2018 di Desa Lolawang, Kecamatan Ngoro dan tanggal 26 Oktober 2020 lalu di Desa Tempuran, Kecamatan Sooko,” jelasnya.

Zaini menambahkan, pada tanggal 11 Oktober 2018 gempa yang terjadi di Desa Lolawang, Kecamatan Ngoro dengan skala 6,4 SR dan kedalaman 10 KM. Sementara tanggal 26 Oktober 2020, gempa yang terjadi Desa Tempuran, Kecamatan Sooko dengan skala 2,9 SR dan kedalaman 12 KM.

“Dari dua kali gempa sebelumnya, tidak ada dampak yang ditimbulkan. Namun dari dua kali gempa dan hari ini gempa juga terjadi pernah di wilayah Kabupaten Mojokerto, potensi atau ancaman itu ada. Sehingga masyarakat Mojokerto dihimbau tetap waspada,” tegasnya. [tin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar