Peristiwa

Modus Jualan Kopi, Warung Miras Ini Dirazia Petugas Gabungan

Tuban (beritajatim.com) – Menjelang bulan puasa yang tinggal beberapa hari lagi, petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tuban bersama dengan Polres Tuban dan juga anggota TNI menggelar razia cipta kondisi dengan sasaran peredaran Minuman Keras (Miras) di Kota Tuban, Minggu (19/4/2020).

Untuk memberantas peredaran Miras di wilayah Kabupaten Tuban ini, khususnya di menjelang bulan Suci Ramadan petugas melakukan razia di sejumlah warung yang ada di Kota Tuban. Hasilnya dua warung yang modusnya berjualan es dan kopi ternyata kedapatan menjual minuman keras juga.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, razia Cipta Kondisi (Cipkon) menjelang bulan puasa ini dilakukan petugas gabungan dengan mencari keberadaan warung yang berjualan miras. Pasalnya selama ini masih banyak warung yang berjualan miras dan dinilai meresahkan masyarakat.

“Awalnya ada laporan dari masyarakat jika masih ada warung-warung yang menjual miras dan meresahkan. Kemudian kita melakukan kegiatan razia ini,” terang Joko Herlambang, Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Kabupaten Tuban.

Puluhan personil gabungan tersebut kemudian melakukan pemeriksaan sejumlah warung yang selama ini disinyalir menyediakan miras di warungnya. Yang mana untuk razia kali iki dilakukan denhan menyelisir sejumlah warung-warung yang ada di Kota Tuban dan wilayah Jenu, Tuban.

Dari pemeriksaan di wilayah Kota Tuban yakni di sekitar Gang Sadar, jalan Trunojoyo, Kelurahan Kingking, Kota Tuban petugas berhasil menemukan warung kopi yang kedapatan menjual miras jenis Arak tersebut. Barang bukti miras Arak itu disembunyikan oleh pemilik warung di dalam bagian dapur warungnya.

“Dari hasil pemeriksaan di warung itu kita amankan barang bukti Miras Arak. Barang buktinya dua botol yang masing-masing berisikan 1,5 liter,” tambahnya.

Sementara itu, barang bukti dua botol Miras jenis Arak tersebut selanjutnya diamankan oleh petugas untuk dibawa ke kantor Satpol PP. Sedangkan untuk pemilik warung kemudian dilakukan pendataan yang kemudian akan dilakukan pemanggilan lantaran sudah nekad berjualan Miras itu.

“Untuk yang dari wilayah Dasin hasilnya nihil. Kegiatan razia Cipkon ini akan terus kita lakukan untuk menciptakan sitausi wilayah Kabupaten Tuban yang kondusif,” pungkasnya.[mut/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar