Peristiwa

Minarak Brantas Langsung Tangani Kebocoran Pipa Gas di Kalidawir

Sidoarjo (beritajatim.com) – Agar tidak membuat resah masyarakat, Minarak Brantas Gas, Inc langsung melakukan penanganan kebocoran pipa gas di wilayah RT 07 RW 02 Desa Kalidawir dekat lahan pengeboran sumur TGA 5 (Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo).

Minarak Brantas Gas sendiri membantah terjadinya ledakan keras dalam peristiwa ini. Faktanya, tidak ada ledakan sama sekali dalam kebocoran pipa gas tersebut.

Public Relation Manager Minarak Brantas Gas, Arief Setyo Widodo, Minarak Brantas Gas mengaku menerima telepon dari salah satu operator, kemudian Operator Produksi mengecek flowrate di GFC Control Room, dan rate mengalami penurunan.

Baca Juga:

    Seketika, Chief Production memerintahkan operator ke lokasi kebocoran untuk memastikan bahwa area kebocoran benar berasal dari TGA 5. Hal ini pun dikoordinasikan dengan Supervisor Production.

    Dari lapangan, operator melaporkan bahwa benar kebocoran berasal dari TGA 5 ke Chief Production, dan Chief langsung memerintahkan operator plant untuk mematikan sumur TGA 5 dengan menutup wing valve. Chief Production meneruskan laporan ke Supervisor.

    Kemudian dilakukan penyesuaian Gas Rate dan menghubungi pelanggan. Chief dan Supervisor Produksi melakukan komunikasi dengan buyer untuk penyesuaian distribusi gas.

    Minarak Brantas Gas melakukan penanganan crude yang ada di sungai. Chief dan Supervisor meminta operator melakukan pembersihan crude atau minyak yang keluar dari kebocoran pipa di sungai. “Minarak Brantas Gas dengan sigap mengatasi kebocoran pipa gas ini, dan kebocoran gas sudah dapat diatasi dengan baik,” katanya, Sabtu (11/7/2020) .

    Minarak Brantas Gas akan terus memastikan keamanan di setiap lokasi sumur migas yang dimiliki oleh Minarak Brantas Gas. (isa/kun)





    Apa Reaksi Anda?

    Komentar