Peristiwa

Miliki Banyak Relawan, Mojokerto Jadi Lokasi Pelatihan SRPB Jatim

Pelatihan SRPB Jatim di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Ratusan relawan dari berbagai daerah di Kota dan Kabupaten Mojokerto memadati Obis Camp di Desa Jatijejer, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Mereka antusias mengikuti pelatihan yang diadakan oleh Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jawa Timur.

Acara pelatihan ini merupakan rangkaian Rapat Koordinasi (Rakor) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur bersama organisasi mitra SRPB Jawa Timur. Pelatihan digelar mulai 21 sampai 23 Agustus 2020 yang dibagi dalam dua kelas secara outdoor.

Acara yang diadakan adalah pelatihan untuk Masjid Tangguh, Pasar Tangguh dan InaRisk Personal. Pelatihan pertama dilakukan untuk peserta InaRisk Personal, sedangkan pelatihan kedua untuk Masjid Tangguh dan Pasar Tangguh.

Koordinator SRPB Jatim Dian Harmuningsih membeberkan alasan Mojokerto sebagai tempat pelatihan. “Mengapa Mojokerto kami pilih? Karena Mojokerto (Kota dan Kabupaten Mojokerto) memiliki relawan yang cukup banyak dan beragam,” ungkapnya, Minggu (23/8/2020).

Para relawan di Mojokerto, lanjut Dian, juga aktif dalam berkegiatan penanggulangan bencana. Termasuk penanganan pandemi Covid-19. Oleh karena itu, pelatihan dilakukan terhadap relawan Mojokerto sebagai apresiasi terhadap upaya mereka selama ini.

Salah satu pemateri Pasar Tangguh, Puspita mengingatkan tentang penyebaran Covid-19. “Yang paling diwaspadai adalah ketika melakukan pembayaran. Harus berhati-hati karena uang beredar dari tangan ke tangan. Lebih baik usai menerima kembalian ditaruh di plastik,” katanya.

Pelatihan yang diadakan di ruang terbuka Obis Camp berlangsung meriah dan seru. Para peserta juga diminta untuk sharing pengalaman mereka di pasar maupun di masjid. Dua tempat umum tersebut punya potensi penyebaran Covid-19.

Materi pelatihan makin menarik karena panitia pelaksana memberikan door prize kepada peserta yang berhasil menjawab pertanyaan. Selain relawan, masyarakat sekitar Obis Camp juga dilibatkan dalam pelatihan tersebut. [tin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar