Peristiwa

Miliki 5 TPI, Nilai Transaksi Perikanan di Lamongan Capai Rp 2,6 Triliun

Lamongan (bertajatim.com) – Lamongan merupakan Kabupaten yang memiliki potensi laut yang luar biasa, panjang pantainya mencapai 47 Km. Terdapat 3432 kapal milik nelayan Lamongan yang beroperasi. Serta memiliki 5 titik TPI (tempat pelelangan ikan).

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menjelaskan, selain perikanan tangkap yang produksinya mencapai sekitar 79 ribu ton, di Lamongan juga terdapat perikanan budidaya yang mencapai 56 ribu ton pertahun. Sehingga total produksinya sekitar 136 ribu ton per tahun.

“Bahkan, di sini nilai transaksinya juga mencapai Rp 2,6 Triliun per tahun. Hal ini menjadikan sektor perikanan di Lamongan tertinggi di Jatim,” jelasnya, Kamis (6/5/2021).

Selanjutnya di Kabupaten Lamongan, TPI yang paling besar berada di kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong. TPI tersebut luasnya kurang lebih 8 ha, terdapat 25 sampai 30 kapal yang beroperasi setiap harinya, yang mampu melaut 1 hingga 2 minggu.

Bupati Lamongan yang akrab dipanggil YES tersebut juga mengungkapkan, nilai produksi di TPI Brondong ini mencapai 53 ribu ton dengan nilai transaksi 1 sampai 1.5 triliun per tahunnya.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat berada di Lamongan

Oleh karena itu, saat bertemu dengan Presiden Jokowi di Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong, Kamis (6/5/2021) siang, YES mengaku bahwa seluruh aspirasi nelayan telah disampaikannya kepada Presiden dan telah disetujui.

“Seluruh aspirasi nelayan sudah saya sampaikan ke Bapak Presiden dan akan ditindaklanjuti dan disetujui untuk dibangun. Ada empat hal yang disetujui yakni pengerukan di dua titik lokasi, perbaikan lampu mercusuar dan yang keempat terkait triporteur. Saya dipesan oleh beliau untuk menindaklanjuti dengan membuat surat,” tambah YES.

Hal tersebut ia sampaikan, supaya TPI di Lamongan lebih higienis dan produksi pangannya lebih bagus untuk kebutuhan eksport. Selain itu, ia juga minta ke presiden untuk memberikan arahan, motivasi dan semangat kepada masyarakat Lamongan, khususnya kepada para nelayan yang melaut di perairan pantura Lamongan. [riq/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar