Peristiwa

Meski Masih Pandemi, Penerbangan Umroh Tetap Tersedia

Surabaya (beritajatim.com) – Layanan umroh ke tanah suci di masa pandemi Covid-19 masih beroperasi. Keberangkatan tersebut resmi kembali dilakukan pada awal tahun ini.

Sekitar 138 jamaah umroh dari berbagai Kota seperti Surabaya, Aceh, Medan dan beberapa daerah wilayah Indonesia Timur ini diberangkatkan oleh Lion Air Group bekerjasama dengan Dream Tour.

Menumpang pesawat Airbus A330-300, ratusan jamaah tujuan Jeddah, Arab Saudi ini diberangkatkan dari Bandara Internasional Juanda Surabaya.

“Pemberangkatan jamaah ini dilakukan denban prosedur protokol kesehatan yang ketat. Jamaah wajib dikarantina selama Satu Hari sebelum keberangkatan dan diswab,” kata Vice President Director PT. Dream Tours and Travel, Muhammad Umar Bakadam dalam keterangan pers yang dirilis ke media.

Umar menerangkan, jika terdapat jamaah yang positif Covid-19 maka jamaah tersebut Akan dikarantina selama dua minggu dan kemudian diberangkatkan kembali setelah dipastikan negatif dan sehat.

Begitu pula saat Sudah sampai di Jeddah, jamaah akan dikarantina selama 1 Hari dan diswab sebelum melakukan Ibadah umroh. “Meski sempat dihentikan selama Dua minggu, penerbangan kedua umroh setelah pandemi ini, diharapkan dapat menjadi angin segar bagi semua Biro perjalanan Umroh, Khususnya di Jawa Timur, untuk kembali memberangkatkan Jamaah Umroh,” kata Umar.

Umar menyatakan, saat ini penerbangan umroh dilakukan seminggu sekali. Pemberangkatan berikut nya telah dijdwalkan pada 17 dan 25 Januari, dan telah full booked.

“Kami optimis mulai bulan Februari penerbangan umroh kembali normal dan kami bisa memberangkatkan jemaah umroh 3 kali dalam seminggu,” tuturnya. [ifw/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar