Peristiwa

Mensos Risma Dorong Percepatan Relokasi Rumah Korban Bencana Tanah Longsor Nganjuk

Nganjuk (beritajatim.com) – Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rismaharini mendorong percepatan penanganan pasca bencana tanah longsor di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk. Mensos Risma minta langkah cepat dari Forum Pimpinan Kepala Daerah (Forkopimda) Nganjuk dalam upaya relokasi tempat tinggal korban.

“Saya akan komunikasi dengan Forkipimda. Seperti kejadian di Kebumen dan Halmahera Utara, rumahnya tidak bisa ditempati lagi. Karena kalau ada yang menempati, terjadi lagi,” kata Risma saat meninjau dapur umur tanggap rencana tanah longsor di Nganjuk, Selasa (16/2/2021).

“Ini dampak global warming luar biasa. Curah hujan tinggi. Kalau tidak relebel, memang harus dipindah. Akan saya bicarakan masalah lahannya bagaimana,” imbuh mantan Wali Kota Surabaya dua pereode itu.

Risma kemudian langsung berdialog dengan Forkopimda Nganjuk. Terdiri dari Bupati Nganjuk, Kapolres Nganjuk, Dandim Nganjuk, Camat Ngetos dan Kepala Desa Ngetos. Dalam diskusi tersebut, ia minta data korban terdampak bencana dan lahan yang disiapkan untuk relokasi.

Menurut Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat mengaku, ada 54 kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana tanah longsor di Ngetos. Sementara lahan yang diperlukan kurang lebih 25 hektar.

Sementara itu, dalam kunjungannya Mensos Risma sempat menemui para pengungsi di Gedung SDN 3 Ngetos dan bercanda dengan anak-anak dengan pengungsi. Kemudian Risma melihat dapur umur dan rencananya akan menyerahkan santunan dan bantuan kepada korban bersama Menko PMK Muhajir Effendi di Posko Tanggap Bencana Kantor Kecamatan Ngetos. [nm/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar