Peristiwa

Meninggal di Kubangan Galian C, Siswi MI Mojokerto Diduga Tenggelam

Tyas Nur Qomaria (10) asal Desa Sawo, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto saat dievakuasi dari bekas galian C. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Tidak ditemukan bekas-bekas luka di tubuh korban, diduga korban meninggal karena tenggelam. Korban yakni Tyas Nur Qomaria (10) siswa kelas V sebuah Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Rifaldhy Hangga Putra mengatakan, korban tidak kembali ke rumah tapi sepeda yang biasa dikenakan oleh korban ditemukan di lokasi. “Keluarga mencari keberadaan korban namun hanya menemukan sepeda dan sandal korban di lokasi,” ungkapnya, Rabu (23/9/2020)

Masih kata Kasat, korban ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di bekas galian C dengan posisi terapung. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban dibawa ke ruang jenazah RSUD Prof Dr Soekandar di Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Korban TN (10) alamat Dusun Sawohan Desa Sawo, Kecamatan Kutorejo. Korban merupakan seorang pelajar perempuan. Kedalaman kubangan bekas tambang sekitar 2 meter. (Barang berharga) tidak ada. Hasil pemeriksaan tidak ada tanda-tanda bekas kekerasan di tubuh korban. Penyebabnya tenggelam,” katanya.

Kasat menambahkan, untuk galian masih dalam didalami tapi informasi awal sementara galian di Desa Sawo, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto tersebut sudah pernah diproses pada awal tahun 2020 ini terkait dengan pertambangan tanpa izin. Menurutnya, galian C tersebut sudah tidak aktif. [tin/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim Foto

Air Terjun Telunjuk Raung

Foto-foto Longsor di Ngetos Nganjuk