Peristiwa

Menikung Tajam, Truk Muat Buah Naga Terperosok

Gresik (beritajatim.com) – Jalur black spot, atau rawan kecelakaan di Jalur Pantura Duduksampeyan, Gresik kembali menyebabkan laka lantas. Kali ini, truk colt diesel nopol AG 1395 UD yang bermuatan buah naga terperosok ke parit tambak setelah menikung tajam di Jalan Raya Desa Ambeng-Ambeng Duduksampeyan.

Beruntung dalam kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Pasalnya, pengemudi truk colt diesel. Yakni, Rebo Lesriono (29) warga asal Desa Wonosegoro, Kecamatan Wosonegoro, Boyolali hanya mengalami luka-luka.

Hal yang sama dialami oleh kernet truk Maskur (30) warga asal Desa Trisari, Kecamatan Gubug, Grobogan.

Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Yossy Eka Prasetya menuturkan, kecelakan lalu lintas itu berawal saat truk colt diesel dengan kecepatan tinggi. Menikung terlalu tajam saat berjalan dari arah timur ke barat.

“Pengemudi truk yang bermuatan buah naga itu tidak bisa mengendalikan kemudi. Sehingga, terperosok ke parit tambak,” ujarnya, Selasa (5/02/2019).

Masih menurut Yossy, akibat kejadian itu kerugian material diprediksi mencapai Rp 5 juta. Pasalnya, seluruh isi yang dimuat truk tersebut hancur berantakan.

“Pengemudi truk dan kernet sudah kami evakuasi ke RSUD Ibnu Sina untuk mendapatkan perawatan medis,” paparnya.

Jalur Pantura Duduksampeyan Gresik merupakan area black spot. Pasalnya, jalur tersebut merupakan rawan kecelakaan lalu lintas mengingat jalan yang dilalui cenderung lurus. Sehingga, kecenderungan pengemudi memacu kecepatan kendaraan yang dikemudinya. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar