Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Hilang Sejak Selasa

Pemuda Asal Mojoanyar Ditemukan Meninggal di Sungai Avour Mojokerto

Jenazah korban saat dievakuasi dari Sungai Avour Dusun Kweden Kembar, Desa Kweden Kembar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto

Mojokerto (beritajatim.com) – Sesosok mayat ditemukan di Sungai Avour Dusun/Desa Kweden Kembar,  Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Diketahui korban atas nama Ramadhan Guruh Prajatama (22) warga Desa Jumeneng, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.

Sabtu (14/8/2021) sekira pukul 09.00 WIB, salah satu warga melihat korban saat hendak membersihkan sampah. Warga tersebut melihat korban yang sudah tidak bergerak kemudian menghubungi warga lain dan melaporkan ke Bhabinkamtibmas Desa Kweden Kembar.

Namun saat di cek, korban sudah meninggal. Penemuan mayat korban laki-laki di antara tanaman enceng gondok sungai setempat tersebut membuat warga geger. Warga desa langsung mendatangi lokasi penemuan mayat tersebut.

Salah satu warga, Martha mengatakan jika ayahnya melihat sekilas ada orang di sungai dengan posisi tengkurap namun dibiarkan. “Tapi karena bau sehingga tamanan enceng gondok di sekitar lokasi dibuka dan kelihatan pantat. Warga yang lain disampaikan ke Kadus diteruskan ke Kades,” ungkapnya.

Dari identifikasi yang dilakukan Tim Identifikasi Satreskrim Polres Mojokerto diketahui bahwa korban merupakan Ramadhan Guruh Prajatama (22) warga Desa Jumeneng, Kecamatan Mojoanyar. Dia dikabarkan menghilang dari rumah sejak Selasa (10/8/2021).

Sepupu korban, Andika mengatakan,  Ramadhan dicari di rumah tidak ada. Kemudian ada yang melihat korban sedang melamun. “Selasa sore, terakhir terlihat. Anaknya pendiam, tidak banyak omong tapi akhir-akhir ini sering bingung. Hilangnya korban juga dilaporkan ke pihak kepolisian,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Mojoanyar, AKP Anwar Iskandar menjelaskan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Sebelumnya korban sering kali linglung (depresi/stres) dan sering mengurung diri di rumah akibat berhenti kerja. Sebelumnya keluarga korban melaporkan orang hilang ke Polres Mojokerto,” Jelasnya.

Pihak keluarga melaporkan kehilangan anggota keluarganya pada, Selasa (10/8/2021). Dari hasil pemeriksaan di RSUD Prof Dr Soekandar, lanjut Kapolsek, terdapat tanda lahir di atas telinga sebelah kanan serta tanda bekas operasi di jari manis sebelah kanan. Keluarga korban menyakini bahwa korban tersebut anak kandungnya.

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Keluarga korban menyakini jika korban merupakan anggota keluarganya dari tanda lahir di atas telinga sebelah kanan serta tanda bekas operasi di jari manis sebelah kanan dan pihak keluarga korban telah mengikhlaskan kematian korban,” tegasnya. [tin/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar